Panen Raya di Desa Siboang, Bupati Vera Targetkan Produksi Padi Capai 7 Ton per Hektare
Bupati Donggala, Vera E. Laruni, menghadiri panen raya padi sawah di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan temu wicara bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
Kegiatan panen raya tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Sojol. Hasil panen yang diperoleh dinilai sebagai capaian yang patut disyukuri, sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Donggala.
Bupati Vera E. Laruni, mengatakan, kegiatan panen ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan pentingnya sektor pertanian dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kekuatan suatu daerah sejatinya berakar dari tanah yang dikelola dengan kesabaran, keyakinan, dan kerja keras para petani.
“Hari ini bukan sekadar kegiatan panen. Ini mengingatkan kita bahwa kekuatan sebuah daerah sesungguhnya tumbuh dari tanah, dari benih yang ditanam dengan keyakinan, dan dari kerja keras yang dilakukan tanpa banyak sorotan,” ujar Vera.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh keberhasilan dalam menjaga sektor-sektor dasar kehidupan, salah satunya pertanian. Menurutnya, sawah dan lahan pertanian merupakan tempat di mana masa depan Donggala dibangun.
“Di sinilah, di sawah seperti ini, masa depan Donggala akan maju dan sejahtera,” katanya.
Namun demikian, Vera juga mengakui masih adanya sejumlah tantangan yang dihadapi petani, terutama terkait produktivitas hasil panen. Berdasarkan informasi yang diterimanya, rata-rata hasil panen petani saat ini masih berada di kisaran 3 hingga 4 ton per hektare.
Untuk itu, pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi hingga minimal 7 ton per hektare. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah dengan menyediakan benih padi unggul bagi para petani.
“Saya berharap ke depan kita bisa menggunakan benih yang lebih baik. Saya sudah menghubungi kepala badan keuangan untuk segera menganggarkan benih unggul bagi petani,” ujarnya.
Selain itu, Vera juga membuka ruang komunikasi langsung dengan para petani terkait kebutuhan mereka, termasuk alat dan mesin pertanian (alsintan). Ia berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan tersebut demi meningkatkan produktivitas pertanian.
“Bapak-Ibu petani, tolong sampaikan apa yang dibutuhkan, alsintan apa yang diperlukan. Saya akan turun langsung dan berjuang agar produksi bisa meningkat, bahkan jika memungkinkan dalam setahun bisa panen hingga tiga kali,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Vera juga menyinggung pentingnya perputaran ekonomi di sektor pertanian. Menurutnya, peningkatan hasil panen tidak hanya berdampak pada kesejahteraan petani, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Ia juga menyampaikan rencana pengembangan komoditas lain di kecamatan yang tidak memiliki lahan sawah, sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan pertanian di Kabupaten Donggala.
Vera mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan fokus pada kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, itu yang akan kita prioritaskan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, dalam kepemimpinannya, tidak ada praktik khusus dalam pengangkatan pejabat, melainkan berdasarkan kemampuan dan integritas. Hal ini, menurutnya, penting untuk memastikan jalannya pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kegiatan panen raya ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Donggala. ***


