Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Bartholomeus Tandigala, menegaskan pentingnya penguatan wawasan nusantara sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan nasional. Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi di Kota Palu, Kamis (9/4/2026).
Rapat Koordinasi Analisis Kegiatan Prioritas Penguatan Konsep dan Praktik Wawasan Nusantara bagi seluruh rakyat Indonesia dalam rangka memperkuat Komponen Cadangan Tahun 2026 di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah digelar di Aston Palu Hotel dan Conference Center, Jalan Wolter Monginsidi No.60, Kota Palu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertanahan Kemenko Polhukam RI Brigjen TNI Parwito, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Sulteng Dr. Rudi Dewanto, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, serta dua narasumber yakni Asisten Teritorial Kolonel Kav Luluk Setyanto dari Kodam XXIII/Palaka Wira dan Ketua Senat Universitas Tadulako Prof. Dr. Djayani Nurdin.
Dalam keterangannya, Bartholomeus yang mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman kebangsaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kesadaran bela negara di tengah masyarakat,” kata Bartholomeus.
Ia menambahkan, penguatan wawasan nusantara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air harus terus ditanamkan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan nasional melalui pembentukan komponen cadangan.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, serta semangat persatuan semakin tertanam kuat di hati masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Komisi I, siap mendukung berbagai kebijakan dan program yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional serta meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat.
Bartholomeus berharap kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan.









