Skrol untuk membaca pos

Asmara Gen Z Episode 574: Harry Ternyata Anak The Architect of Silence, Rahasia Besar Mulai Terungkap

Muh. Rifai
Asmara Gen Z. Foto: SCTV
A-AA+A++

Misteri besar yang selama ini mengelilingi Harry mulai terungkap dalam Asmara Gen Z Episode 574. Setelah petunjuk penting yang muncul di episode sebelumnya, kali ini Harry mendapatkan fakta yang mengubah cara pandangnya terhadap masa lalu dan keluarganya.

Cerita dimulai saat Pak Ares memberikan sebuah dokumen rahasia kepada Harry. Dokumen tersebut berisi berbagai data tentang sosok misterius yang dikenal dengan nama The Architect of Silence. Pak Ares meminta Harry untuk mempelajari pola, metode, dan jejak yang ada di dalam dokumen itu untuk memastikan apakah ada hubungan dengan orang yang selama ini mereka cari.

Saat melihat dokumen tersebut, Harry langsung terkejut. Ia mengaku sangat mengenal pola sistem yang digunakan di dalamnya. Pengakuan itu membuat semua orang penasaran karena tidak banyak orang yang mampu memahami sistem tersebut.

Exel kemudian menjelaskan tentang The Architect of Silence. Menurutnya, sosok itu bersama pasangannya merupakan orang yang membangun fondasi berbagai sistem penting milik keluarga Alfar dan Sarius. Mulai dari sistem keamanan, jaringan data, hingga pengelolaan bisnis, semuanya berawal dari pasangan tersebut.

Exel juga menceritakan bahwa dulu ada sebuah ruangan khusus yang menjadi tempat kerja mereka. Namun setelah pasangan itu dikabarkan meninggal karena kecelakaan mobil, ruangan tersebut ditutup dan tidak pernah digunakan lagi.

Penjelasan itu membuat Harry semakin yakin ada kaitan antara dokumen yang ia lihat dengan kedua orang tuanya. Harry mengungkapkan bahwa ayah dan ibunya pernah bekerja untuk keluarga Alfar dan Sarius. Dari merekalah ia mengenal berbagai pola sistem yang kini sedang dibahas.

Di sisi lain, pembicaraan juga menyinggung hilangnya Danuel Alverik. Mereka menyadari bahwa menemukan Danuel bisa menjadi salah satu cara untuk mengungkap berbagai rahasia yang masih tersembunyi. Namun hal itu tidak mudah karena semua data terkait Danuel telah dikunci dengan sistem keamanan yang sangat rumit.

Harry juga kembali menegaskan bahwa ia tidak akan pernah menyerahkan dokumen rahasia Alverik kepada siapa pun. Ia percaya dokumen tersebut bukan hanya berisi bukti kejahatan Dominik Sarius, tetapi juga menyimpan kebenaran tentang kematian kedua orang tuanya.