Upaya Cassandra untuk bertemu dengan Trian semakin menjadi-jadi dalam episode 270 Beri Cinta Waktu. Meski berkali-kali ditolak, Cassandra tetap mencari cara agar bisa berbicara dengan Trian. Di sisi lain, kecurigaan Yudha terhadap Andra juga mulai memasuki babak baru setelah sebuah rencana disiapkan untuk menguji apakah Andra benar-benar mengalami amnesia atau hanya berpura-pura.

Episode dibuka dengan usaha Cassandra yang kembali menghubungi Trian melalui sambungan telepon. Dengan nada santai, Cassandra mencoba membuka percakapan, namun respons yang diterimanya jauh dari harapan. Beberapa kali panggilannya ditolak begitu saja oleh Trian. Bahkan ketika Cassandra mencoba menelepon kembali, telepon tersebut langsung dimatikan.

Penolakan demi penolakan membuat Cassandra mulai kesal. Namun, ia tidak menunjukkan tanda-tanda akan menyerah. Saat mencoba menghubungi Trian lagi, Cassandra menyadari bahwa nomor teleponnya kemungkinan telah diblokir. Meski begitu, hal tersebut justru membuatnya semakin bertekad untuk mendapatkan perhatian Trian.

Ternyata Cassandra sudah menyiapkan sejumlah kartu seluler lain untuk mengantisipasi situasi tersebut. Ia kemudian mencoba satu per satu nomor yang dimilikinya demi bisa kembali menghubungi Trian. Dengan penuh keyakinan, Cassandra bahkan mengaku akan menelepon ratusan kali sampai Trian bersedia mengangkat teleponnya.

“Aku akan telepon kamu ratusan kali. Pokoknya sampai kamu angkat telepon saya,” ujar Cassandra dengan penuh percaya diri.

Di sisi lain, Trian mulai kehilangan kesabaran menghadapi tingkah Cassandra. Setelah menerima panggilan dari nomor yang berbeda, ia akhirnya mengangkat telepon tersebut. Namun bukan untuk berbincang panjang, melainkan untuk memberikan peringatan tegas.

Trian menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memiliki hubungan apa pun dengan Cassandra di luar urusan profesional. Ia meminta Cassandra berhenti menghubunginya secara pribadi dan tidak lagi melakukan cara-cara yang dianggap mengganggu.

Meski mendapat penolakan tegas, Cassandra tetap berusaha mencari celah. Ia bahkan sempat menyinggung hubungan baik antara ayahnya dengan ayah Trian untuk membujuk pria tersebut agar mau bertemu dengannya. Strategi itu akhirnya membuat Trian melunak, meski hanya sedikit.

Trian kemudian menyatakan bahwa dirinya bersedia bertemu dengan Cassandra, tetapi seluruh proses harus dilakukan secara profesional. Ia meminta Cassandra menghubungi asistennya, Bimo, untuk mengatur jadwal pertemuan. Selain urusan tersebut, Trian menegaskan tidak ingin lagi dihubungi secara pribadi.

Mendengar jawaban itu, Cassandra tampak puas. Ia merasa berhasil mencapai tujuannya meskipun harus melalui berbagai cara yang cukup melelahkan. Setelah menutup telepon, Cassandra terlihat yakin bahwa ia telah memenangkan pertarungan kecil tersebut.

Sementara itu, konflik lain berkembang di lingkungan Andra dan Yudha. Setelah insiden yang terjadi sebelumnya, Andra menemui Yudha untuk meminta maaf atas sikap emosionalnya. Andra mengakui bahwa dirinya telah bertindak terlalu kasar dan tidak seharusnya meluapkan kemarahan kepada Yudha.

Yudha menerima permintaan maaf tersebut dengan cukup tenang. Namun, ia tetap merasa heran dengan reaksi Andra yang dinilainya berlebihan. Menurut Yudha, selama ini Andra bukan sosok yang mudah kehilangan kendali hingga bertindak sekeras itu.

Saat berbicara dari hati ke hati, Andra berusaha menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki perasaan apa pun terhadap Ara. Ia meminta Yudha untuk tidak salah paham mengenai sikapnya. Andra juga mengaku bingung dengan emosinya sendiri yang tiba-tiba meledak saat kejadian tersebut berlangsung.

“Saya benar enggak ada rasa apa-apa sama Ara. Jadi tolong jangan salah paham sama saya,” kata Andra kepada Yudha.

Meski menerima penjelasan tersebut, Yudha masih menyimpan tanda tanya besar. Ia menilai reaksi Andra tetap tidak masuk akal jika memang tidak ada sesuatu yang disembunyikan. Yudha kemudian menegaskan bahwa dirinya sebagai pacar Ara tentu akan menjaga dan melindungi perempuan tersebut dalam kondisi apa pun.

Percakapan keduanya berakhir dengan suasana yang lebih tenang. Andra kembali meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi sikapnya. Yudha pun memilih mengakhiri pembicaraan dan meminta Andra beristirahat karena hari sudah semakin malam.

Namun, setelah pertemuan itu selesai, terungkap bahwa Yudha ternyata memiliki rencana lain. Dalam sebuah percakapan melalui telepon, ia mengaku baru saja sengaja memancing Andra untuk melihat reaksinya. Menurut Yudha, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya membuktikan apakah Andra benar-benar mengalami amnesia atau hanya berpura-pura.

Yudha meminta rekannya untuk terus memantau gerak-gerik Andra. Ia meyakini bahwa jika Andra memang sedang berakting, maka pria itu akan mulai menjauh dari dirinya dan Ara. Ketika momen tersebut terjadi, Yudha yakin kebenaran akan terungkap dengan sendirinya.

“Saya rasa enggak akan lama lagi dia akan menunjukkan sesuatu, dan itu momen kita untuk membuktikannya,” ujar Yudha penuh keyakinan.

Episode 270 pun ditutup dengan dua konflik yang semakin menarik perhatian. Di satu sisi, Cassandra akhirnya berhasil memaksa Trian membuka jalan untuk sebuah pertemuan. Di sisi lain, Yudha semakin dekat dengan upayanya mengungkap rahasia yang diduga disembunyikan oleh Andra. Kelanjutan kisah mereka diperkirakan akan menjadi sorotan utama pada episode berikutnya. (Red)

Sumber: SCTV