Skrol untuk membaca pos

Dari Siranindi, Gubernur Anwar Hafid Tebar Pesan Persatuan dan Kebersamaan

Muh. Rifai
Gubernur Anwar Hafid menyambut Walikota Palu, Hadianto Rasyid dalam acara halal bihalal yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur di Siranindi, Sabtu, 21 Maret 2026. Foto: Istimewa
A-AA+A++

Rumah Jabatan Gubernur di Siranindi yang menjadi lokasi acara juga memiliki makna tersendiri. Tidak hanya sebagai pusat aktivitas pemerintahan, tempat tersebut kini semakin terbuka sebagai ruang interaksi sosial. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa Siranindi bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan juga tempat berkumpul yang inklusif bagi semua kalangan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, halal bihalal ini juga membawa pesan penting tentang pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam pembangunan daerah.

Anwar Hafid menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Pendekatan yang mengedepankan kebersamaan dinilai mampu menciptakan suasana yang kondusif dalam menjalankan program-program pembangunan. Dengan adanya kepercayaan dan komunikasi yang baik, berbagai tantangan yang dihadapi daerah dapat diatasi secara bersama-sama.

Data dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan keagamaan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator bahwa hubungan sosial di tengah masyarakat semakin kuat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kebersamaan.

Anwar Hafid kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat hubungan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terjalin dalam halal bihalal dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Idulfitri di Sulawesi Tengah tidak hanya dirayakan sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa, tetapi juga sebagai titik temu untuk memperkuat persaudaraan. Pintu maaf yang dibuka lebar dalam halal bihalal menjadi simbol harapan akan terciptanya masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang interaksi yang mendorong kebersamaan dan memperkuat hubungan sosial. Dengan semangat tersebut, Sulawesi Tengah diharapkan dapat terus berkembang sebagai daerah yang tidak hanya maju, tetapi juga memiliki ikatan sosial yang kokoh.

Momentum halal bihalal ini pun menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun daerah. Dengan membuka hati, mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan, harapan akan Sulawesi Tengah yang lebih harmonis dapat terus diwujudkan. ***

Berita Lainnya

Sulteng Buka Jalan bagi UMKM Menuju Pasar Dunia
Potensi Tambang Sulteng Besar, Reny Ingatkan Tanggung Jawabnya
Berani Cup 2026 Bergulir, Pemain Lokal Morowali Adu Kualitas
Arus Abdul Karim Raih Legacy Award atas Pengabdian di KADIN Sulteng
Ahmad Ali Targetkan PSI Menang di Sulteng dan Lolos Pemilu 2029
Rakorda PSI Sigi, Konsolidasi Kader Disiapkan Menuju 2029