6 Maret 2026, Bukber di Kantor Gubernur Siapkan 10 Ribu Porsi Gratis
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) Nambaso di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada 6 Maret 2026. Kegiatan berskala besar ini menargetkan 10.000 undangan dan menyiapkan 10.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat.
Agenda tersebut dipersiapkan secara matang melalui rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur Reny Lamadjido serta Sekretaris Daerah Provinsi Novalina, Selasa (3/3/2026) di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur Sulteng. Rapat tersebut membahas teknis pelaksanaan, koordinasi lintas sektor, hingga kesiapan fasilitas pendukung.
Gubernur Anwar Hafid, mengatakan, Bukber Nambaso tidak hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga dirancang sebagai ruang edukasi dan penguatan sosial. Menurutnya, kegiatan ini memadukan unsur pembinaan generasi muda, pencegahan narkoba, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba,” kata Anwar Hafid.
Kegiatan akan diawali dengan penyuluhan bahaya narkoba yang melibatkan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Dalam sesi tersebut, sebanyak 5.700 siswa SMA dan SMK se-Kota Palu dijadwalkan hadir untuk mengikuti materi edukatif. Pemerintah berharap pendekatan ini dapat memberikan pemahaman langsung kepada pelajar mengenai risiko penyalahgunaan narkotika serta konsekuensi hukumnya.
Selain pelajar, kegiatan juga melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta masyarakat umum dari berbagai latar belakang. Dengan keterlibatan tersebut, total undangan dipastikan mencapai 10.000 orang sesuai kapasitas yang telah disiapkan panitia.
Salah satu fokus utama dalam Bukber Nambaso adalah penyediaan 10.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat. Seluruh makanan utama akan disiapkan melalui kolaborasi dengan UMKM di Kota Palu. Pemerintah provinsi menggandeng pelaku usaha lokal agar perputaran ekonomi tetap berjalan selama bulan Ramadan.
Gerobak UMKM akan ditata rapi di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, yang rencananya ditutup sementara selama kegiatan berlangsung guna menjaga ketertiban dan keamanan. Setiap gerobak diwajibkan menyediakan minimal 100 porsi makanan, sehingga total kebutuhan 10.000 porsi dapat terpenuhi. Masyarakat yang hadir diberikan kebebasan memilih menu berbuka sesuai selera dari berbagai pilihan yang tersedia.
“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada UMKM lokal. UMKM bergerak, masyarakat terbantu, dan kebersamaan terbangun,” ujar Anwar Hafid.
Untuk pembatal puasa saat adzan Magrib, panitia menyiapkan air minum dan kurma yang dibagikan secara merata kepada seluruh peserta. Sementara itu, makanan utama sepenuhnya disediakan oleh pelaku UMKM yang telah terdaftar dan terverifikasi oleh panitia.
Pelaksanaan Bukber Nambaso melibatkan kolaborasi lintas sektor. Unsur Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia akan mendukung pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Selain itu, dukungan juga datang dari sektor perbankan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.
Sholat Magrib berjamaah akan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah dengan pengaturan khusus. Panitia menyiapkan terpal sebagai alas, fasilitas tempat wudhu yang memadai, serta dukungan armada pemadam kebakaran dan mobil tangki air untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi jamaah.
Wakil Gubernur Reny Lamadjido ditunjuk sebagai Ketua Panitia dan akan mengomandoi langsung pelaksanaan kegiatan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diwajibkan berperan aktif sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, mulai dari koordinasi teknis, logistik, hingga pengaturan peserta.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merancang Bukber Nambaso sebagai kegiatan yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama. Meski bertepatan dengan momentum Ramadan, agenda ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi lintas sektor.
Dengan melibatkan ribuan pelajar, ASN, UMKM, aparat keamanan, serta masyarakat umum, Bukber Nambaso diharapkan dapat berjalan tertib dan memberi manfaat luas. Pemerintah provinsi memastikan seluruh persiapan dilakukan secara terkoordinasi guna menjamin kelancaran acara pada 6 Maret 2026 mendatang di Kota Palu. ***
