Skrol untuk membaca pos

Pemprov Sulteng Tetapkan Donggala Percontohan RTLH

Muh. Rifai
A-AA+A++

Rapat kerja daerah tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Gubernur hadir bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan daerah.

“Kami datang dengan perangkat daerah supaya kami punya pemahaman mau dibawa ke mana Donggala ini sesuai maunya Ibu Bupati,” ujar Anwar Hafid.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen menjadi supporting system bagi pemerintah kabupaten. Melalui sinergi tersebut, program 9 BERANI yang diusung pemerintah provinsi diharapkan dapat selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Donggala.

Bupati Donggala, Vera Laruni, menyambut baik komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung percepatan pembangunan di daerahnya. Ia menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk bersinergi, terutama dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan perbaikan kualitas hunian masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pada kesempatan itu Gubernur Anwar Hafid menyerahkan bantuan pangan berupa 25 ton beras secara simbolis kepada Bupati Vera Laruni. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, khususnya keluarga miskin ekstrem yang telah terdata.

Bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bagian dari intervensi jangka pendek, sembari program perbaikan rumah dan pemberdayaan ekonomi dijalankan secara bertahap.

Rapat kerja daerah tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, jajaran perangkat daerah kabupaten, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Donggala.

Melalui forum ini, pemerintah provinsi dan kabupaten bersepakat untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Penanganan kemiskinan tidak hanya difokuskan pada bantuan sosial, tetapi juga pada perbaikan infrastruktur dasar, akses layanan kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gubernur menekankan bahwa keberhasilan program pengentasan kemiskinan memerlukan kerja bersama dan komitmen seluruh pihak. Dengan pendekatan berbasis data dan intervensi yang terarah, ia optimistis angka kemiskinan ekstrem di Donggala dapat ditekan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan langkah awal berupa perbaikan RTLH dapat segera direalisasikan setelah proses verifikasi dan validasi data selesai dilakukan. Dengan demikian, transformasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin di Donggala dan wilayah lainnya di Sulawesi Tengah. ***

Berita Lainnya

Program Tiga Juta Rumah Dikebut, Sulteng Kejar 8.000 Unit Tahun Ini
Setelah Gerakan 1.000 Eksportir, Sulteng Siapkan Klinik Ekspor untuk UMKM
Sulteng Buka Jalan bagi UMKM Menuju Pasar Dunia
Pembangunan Infrastruktur Karaupa Dimulai, Anwar Hafid Minta Perusahaan Prioritaskan Warga
Anwar Hafid Jadi Keynote Speaker Compass Building Camp 2026
Beasiswa BERANI CERDAS Sulteng Tembus 47 Ribu Penerima