Safari Ramadhan di Banggai, Sekretariat DPRD Sulteng Paparkan Capaian Daerah

Muh. Rifai
Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asmir Julianto Hanggi, SH., MH., menyerahkan bingkisan berupa Al-Qur’an kepada pengurus masjid Masjid An-Nur Simpong. Foto: Istimewa
A-AA+A++

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Sekretariat DPRD melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Banggai, yang dipusatkan di Masjid An-Nur Simpong, Kelurahan Simpong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan.




Safari Ramadhan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Dalam kegiatan itu, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asmir Julianto Hanggi, SH., MH., menyerahkan bingkisan berupa Al-Qur’an kepada pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Asmir Julianto Hanggi mengatakan, Sulawesi Tengah yang berkah adalah daerah yang masyarakatnya hidup rukun, ekonominya tumbuh dengan prinsip keadilan, pemerintahannya berjalan dengan amanah, serta kehidupan sosialnya dilandasi nilai agama dan moral. Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kolaborasi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen umat.

“Sulawesi Tengah yang berkah hanya dapat terwujud jika seluruh komponen masyarakat berjalan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan ulama dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan capaian pembangunan daerah dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan sejumlah indikator makro, pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah pada periode 2024 hingga 2025 menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah tercatat berada pada angka 72,24 pada tahun 2024 dan meningkat menjadi 72,82 pada tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat dari sisi pendidikan, kesehatan, serta standar hidup layak.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Provinsi Sulawesi Tengah mencatat angka 11,91 persen pada tahun 2024. Sementara pada Triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tetap berada pada level 7,79 persen. Angka tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi daerah yang tetap terjaga, dengan kontribusi utama berasal dari sektor industri pengolahan, pertambangan, dan konstruksi.

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Persentase penduduk miskin di Sulawesi Tengah berada pada angka 11,77 persen pada tahun 2024 dan menurun menjadi 10,92 persen pada tahun 2025. Penurunan ini didukung oleh sejumlah program prioritas pemerintah daerah, di antaranya Program Berani Sehat dan Berani Cerdas.