DPRD Sulteng Apresiasi Pameran Khusus Koleksi Arkeologi di Museum Provinsi

Muh. Rifai
A-AA+A++

Ia berharap pameran ini dapat membuka pemahaman masyarakat tentang perjalanan panjang peradaban di Sulawesi Tengah, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap identitas budaya daerah. Menurutnya, memahami sejarah merupakan pondasi penting untuk membangun masa depan yang kuat dan berkarakter.

“Harapan kami, pameran ini mampu membuka wawasan baru tentang perjalanan panjang peradaban daerah kita, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya Sulawesi Tengah. Dengan mempelajari masa lalu, kita dapat membangun masa depan yang lebih kuat dan berkarakter,” ucap Hidayat.




Pembukaan acara diawali dengan laporan Kepala UPT Museum Provinsi Sulawesi Tengah, dilanjutkan sambutan Gubernur yang diwakili Rudi Dewanto, kemudian peninjauan koleksi yang dipamerkan. Setelah itu dilakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya pameran yang dibuka untuk publik selama lima hari.

Pameran ini menghadirkan berbagai artefak yang mencerminkan perkembangan budaya di Sulawesi Tengah, mulai dari masa prasejarah hingga periode yang lebih modern. Koleksi-koleksi tersebut memberi gambaran mengenai kehidupan masyarakat pada masa awal perkembangan peradaban, termasuk pola permukiman, teknologi, seni, hingga sistem kepercayaan.

Pihak museum berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai kekayaan budaya yang dimiliki daerah. Melalui pameran ini, pengunjung dapat memahami konteks sejarah artefak yang selama ini hanya diketahui sebagian kalangan.

Kepala UPT Museum, Drs. Rim M. Hum, dalam laporannya menjelaskan bahwa pameran disusun sebagai upaya mendekatkan hasil penelitian arkeologi kepada publik. Ia menyampaikan terima kasih kepada lembaga dan individu yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.

“Koleksi yang kami tampilkan merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kembali kekayaan arkeologi Sulawesi Tengah yang selama ini tersimpan di ruang-ruang penelitian. Kami berharap masyarakat dapat menikmati sekaligus mempelajari perjalanan panjang peradaban daerah,” kata Rim.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sulawesi Tengah, Andi Kemal Lembah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat program pelestarian budaya. Ia menilai kehadiran masyarakat dalam pameran menjadi bukti bahwa minat terhadap sejarah dan kebudayaan semakin meningkat.

Pameran ini juga mendapat dukungan berbagai lembaga pendidikan dan komunitas budaya. Beberapa sekolah dan perguruan tinggi telah menjadwalkan kunjungan untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa dan mahasiswa.