Sementara itu, Longki Djanggola yang melepas Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri dari Souraja menuju KPU Sulteng mengajak masyarakat adat agar memilih pemimpin yang menghormati adat istiadat daerah.
“Saya selaku sesepuh masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, sebagai Tomaoge Kota Palu, memberikan apresiasi kepada calon gubernur kita dan wakil gubernur kita yang ingin datang dan dilepas oleh Banua Oge, ini suatu kehormatan bagi kami. Saya tahu, calon kita ini mengerti betul soal keadatan, seperti kata pepatah, di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Kami sangat berterima kasih atas kehormatan yang diberikan, sehingga saya ajak masyarakat keadatan untuk memilih pemimpin yang tahu adat istiadat dan mengerti keadatan di daerah,” ujar Longki.
Dia menyebutkan, dalam membangun daerah, khusunya Sulawesi Tengah, perlu untuk melibatkan masyarakat keadatan.







