PALU – Setelah melakukan audines dengan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura, kini pengurus JMSI Sulteng melakukan audines dengan Kapolda Sulteng yang diwakili Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Didik Supranoto, Kamis (29/9/2022).
Pengurus JMSI Sulteng yang hadir yakni Ketua Dewan Pembina JMSI Sulteng Udin Salim, Ketua JMSI Sulteng Murtalib, Wakil Ketua JMSI Sulteng Sahrul dan Sekretaris JMSI Sulteng Mahful Haruna.
Dalam kesempatan itu, Murtalib melaporkan kepada Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto bahwa JMSI merupakan salah satu asosiasi media di Indonesia yang telah resmi menjadi konstituen Dewan Pers pada Januari 2022.
“Saya selalu tekankan kepada teman – teman pengurus JMSI Sulteng bahwa media yang akan jadi anggota, wajib berbadan hukum medianya dan secara perlahan person anggota JMSI harus bersertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” ujar Murtalib.
Murtalib menyampaikan, saat ini sudah banyak sekali media siber yang bermunculan, namun belum semua bergabung di asosiasi media seperti JMSI atau asosiasi media siber lainnya yang telah resmi menjadi konstituen Dewan Pers.
“Inilah salah satu tugas kita di kepengurusan JMSI yakni, mengedukasi teman – teman media siber lainnya agar bergabung ke asosiasi media yang telah resmi menjadi konstituen Dewan Pers dan mengurus badan hukum medianya,” tekan Murtalib.
Sementara Ketua Dewan Pembina JMSI Sulteng, Udin Salim dalam kesempatan itu berharap kepada pihak Polda, agar bisa bersinergi dengan JMSI Sulteng dalam berbagai program dan kegiatan baik yang dilakukan JMSI maupun Polda Sulteng.
“Kita berharap, kedepan Polda Sulteng bisa bersinergi dengan JMSI Sulteng untuk mensukseskan berbagai kegiatan dan program baik yang dilakukan JMSI maupun pihak Polda,” ujar Udin Salim.
Dalam waktu dekat kata Udin Salim, JMSI Sulteng akan menggelar dialog terkait prodak jurnalis dan ancaman pidana serta Undang – Undang Elektronik dengan menghadirkan pihak Polda Sulteng sebagai salah satu narasumber.
JMSI Sulteng juga akan mengundang pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan dialog itu.









