Sementara itu, sepanjang jalannya pertemuan dengan pemerintah Banggai, anggota dewan yang hadir juga memberika masukan dan tanggapannya.
Seperti yang disampaikan Sekretaris Komisi I Ronald Gulla, mendorong Pemda banggai memaksimalkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata, dimana Pemda Banggai dapat menambah fasilitas pendukung seperti tempat hiburan, mall dan bioskop.
Sekretaris Komisi II juga memberikan pandangannya terkait pemanfaatan dana transfer daerah dari pemerintah pusat maupaun pemerintha provinsi Sulawesi Tengah. Dia juga mengajak seluruh anggota dewan provinsi bekerjasama guna meningkatkan kearifan lokal.
Di ruang pertemuan yang sama, Sekretaris Komisi IV, I Nyoman Slamet juga menyampaikan BLK harus menghasilkan dan meningkatkan aset dan SDM yang lebih baik. Terkait pariwisata, Nyoman Slamet mendorong pemda Banggai untuk membentuk payung hukumnya, termasuk Perda kebudayaan karena itu berkaitan dengan pengembangan kemajuan daerah. Dia juga menyarankan agar OPD Pendidikan dan Kebudayaan dibuat berdiri sendiri.
Terkait DOB, Anggota Komisi IV Ismail Yunus menyampaikan dukungannya. Semangat untuk pemekaran daerah harus semua ikut andil dalam proses penentuan di DPRD, khususnya untuk Tompotika Raya, Batui dan Bunta. DPRD Sulawesi Tengah mendorong dengan cepat pemekaran dengan tujuan menaikkan status Kabupaten Banggai dan secepatnya mendapat bantuan dari pemerintah pusat.




