WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Tiga Kabupaten di Sulawesi Selatan Terendam Banjir

Muh. Rifai
Banjir Sulawesi Selatan. Foto BNPB
A-AA+A++

Laporan Pusdalops BNPB per Minggu (29/8) pukul 11.00 WIB mencatat selain banjir, 2 titik penghubung antar desa terputus akibat adanya tanah longsor.

Saat ini BPBD Kabupaten Bone terus berkoordinasi dengan instandi terkait untuk melakukan pemantauan dan kaji cepat pasca kejadian tersebut. 




Pengamatan di lapangan saat ini meski cuaca terlihat mendung, banjir di sebagian wilayah mulai berangsur surut.

BMKG melalui laman resminya pada Rabu (26/8) lalu telah mengeluarkan peringatan dini mingguan untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Mulai 27 Agustus hingga 2 September 2021, Provinsi Sulawesi Selatan berpotensi mengalami cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Pemerintah daerah khususnya BPBD diharapkan dapat mendesiminasi peringatan dini tersebut kedalam kesiapsiagaan untuk mengurangi dampak dari adanya cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi tersebut.

Berita Lainnya

Banjir Rendam Empat Desa di Kasimbar, Jembatan Peningka Putus
Banjir Mendominasi Bencana di Sulawesi Tengah Selama Mei 2026
Banjir dan Longsor di Kulawi, 50 Hektare Sawah Terendam
Jembatan Belanda di Palasa Putus Diterjang Banjir
Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, Papua Jadi Perhatian Khusus
Banjir dan Longsor Landa Manado, 1 Warga Meninggal Dunia