Skrol untuk membaca pos

Harga BBM Naik Lagi? Yuk, Beralih ke Mobil Listrik

Muh. Rifai
Mobil Listrik
Ilustrasi Foto: Pixabay
A-AA+A++

Mobil listrik (electric car) adalah salah satu solusi terbaik untuk mengatasi kenaikan harga BBM, yang terjadi tepat pada Hari Sabtu 3 September 2022. Kenaikan harga tersebut serentak diberlakukan 1 jam setelah pengumuman kenaikan BBM penugasan, nonsubsidi maupun subsidi.

Hal ini pastinya akan meningkatkan biaya transportasi umum maupun pribadi, terutama kendaraan dengan bahan bakar terdampak inflasi. Tak heran, kini penggunaan electric car patut dipertimbangkan oleh banyak orang. Pasalnya, selain tidak menggunakan BBM, electric car memiliki banyak kelebihan lainnya.

Alasan Kamu Harus Beralih ke Mobil Listrik

Mobil adalah salah satu kendaraan yang paling banyak digunakan di Indonesia, tak heran kenaikan harga BBM sangat berdampak pada pengguna kendaraan ini. Namun, hadirnya mobil listrik membawa perubahan baru dengan beragam keunggulan yang dimilikinya. Berikut beberapa alasan kenapa kamu harus beralih menggunakan kendaraan ini.

1. Tidak Menggunakan Bahan Bakar Fosil

Seperti yang kamu tahu, bahwa BBM didapatkan dari pengolahan fosil atau sumber daya alam lainnya. Selain inflasi BBM yang terjadi belakangan ini, pengambilan BBM juga berbahaya karena mengikis bagian dalam bumi. SDA yang  terbatas pastinya juga akan mengancam bumi yang sudah tua ini.

Namun, dengan menggunakan electric car, kamu hanya perlu melakukan recharging hingga mobil siap kamu kendarai, apalagi daya tampung listrik dari mobil ini terbilang cukup besar, bahkan mencapai 112,5 km untuk satu kali pengisian baterai. 

Selain itu, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan charging station sudah tersebar lebih dari 267 titik. Jadi, kamu tidak perlu takut kehabisan daya listrik di tengah perjalanan lagi!

2. Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan

Selain membantu menjaga bumi dengan pengurangan penggunaan BBM, mobil ini juga terkenal lebih ramah lingkungan. Hal ini sangat mungkin terjadi karena kendaraan ini sama sekali tidak menghasilkan emisi (gas buang) yang dapat berbahaya jika terakumulasi dalam tubuh.

Jadi, makin banyak pengguna electric car, pastinya juga akan membuat lingkungan perkotaan lebih terkondisikan dari polusi udara. Menarik, bukan?