oleh

Anggota DPRD Sulteng Hadiri Pelepasan Kafilah STQH Nasional

PALU – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Moh. Hidayat Pakamundi, S.E, menghadiri pelepasan kafilah Sulteng yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Nasional ke-26 yang akan berlangsung di Sofifi, Maluku Utara, pada 16 Oktober 2021 mendatang.

Pelepasan yang juga di hadiri Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura ini berlangsung di Hotel Paramasu, Selasa 12 Oktober 2021. Hadir juga kepala kantor wilayah kementrian agama Provinsi Sulteng Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd serta PLT Karo Kesra Setda Provinsi Sulteng Drs. H. M. Jen Ismail, M.M.

PLT Karo Kesra Setda Provinsi Sulawesi Tengah, bapak Drs. H. M. Jen Ismail, M.M. menjelaskan, tujuan pelepasan ini untuk mempersiapkan peserta dan mendengarkan arahan Gubernur terkait STQH ini.

Pelepasan ini kata dia, setelah dilakukan pelatihan selama empat hari di Hotel Paramasu, dari 9 hingga 12 oktober 2021 dengan menggunakan APBD tahun anggaran 2021.

Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, menjelaskan, pelepasan kafilah Sulteng ni merupakan komitmen pemerintah daerah dan LPTQ Provinsi Sulteng kepada para Qori-Qori’ah, hafidz-hafidzah, dan peserta lain yang telah berprestasi di tingkat daerah yang meraih juara pada event STQH ke XXVI tingkat Provinsi di Kabupaten Banggai Laut pada Agustus 2021 lalu.

“Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada peserta dan pelatih yang telah selesai melaksanakan kegiatan pelatihan kepada para peserta STQH nasional selama empat hari di hotel Parama su,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga berharap, dengan pelatihan yang baru saja diikuti, para peserta dapat menambah pengetahuan dan hal ini merupakan bekal yang sangat berharga dalam rangka meningkatkan kualitas kafilah Sulteng ada event STQD ke XXVI tingkat Nasional di Sofifi Provinsi Maluku Utara.

BACA JUGA  Terima DPRD Sulteng, Wamenag Apresiasi Perhatian Daerah untuk Pesantren 

“Oleh karena itu harapan besar pada para peserta dan official untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya dapat tampil secara maksimal,” ujarnya.

“Disamping mencari predikat juara untuk mengharumkan nama daerah, hal utama dalam ke-ikut-sertaan di ajang STQH ini adalah nantinya mampu membawa misi Da’wah dan Syi’ar islam serta pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an dalam aktivitas sehari-hari,” beber Gubernur.

Komentar

Masih Hangat