Ketua Panitia Musyawarah Nasional (Munas) V Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) 2026, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mewajibkan seluruh peserta Munas menjalani tes urine untuk memastikan kader HPA bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kebijakan tersebut disampaikan Akbar saat memimpin rapat perdana panitia Munas HPA pada Kamis (29/10/2026) malam. Rapat digelar di salah satu kafe dan dilanjutkan di Kantor Sekretariat HPA, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu.
Akbar yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI memimpin rapat bersama jajaran panitia, pengurus Pimpinan Pusat (PP) HPA, serta Event Organizer (EO).
Dalam rapat tersebut, Akbar mengapresiasi kerja panitia yang telah melakukan berbagai persiapan selama dua bulan terakhir. Dia juga memberikan sejumlah arahan terkait teknis penyelenggaraan Munas V HPA yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Menurutnya, persiapan kegiatan harus dilakukan secara matang, terlebih Munas tersebut dijadwalkan dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu membuat aspek protokoler dan standar pelaksanaan kegiatan menjadi perhatian khusus panitia.
Namun, Akbar tidak hanya menyoroti kesiapan teknis dan protokoler. Dia juga menginginkan pelaksanaan Munas menjadi momentum membangun komitmen kader HPA dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
“Kita buat aturan bagi peserta Munas harus tes urin. Kita mendukung program Bapak Kalpolri memberantas Narkoba,” tegas Akbar Supratman.
Dia menegaskan, peserta yang teridentifikasi menggunakan narkoba tidak diperbolehkan mengikuti Munas. Menurutnya, kader HPA harus menjadi bagian dari generasi muda yang bersih dari narkotika dan obat-obatan terlarang.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan HPA terhadap program Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Akbar juga mengaitkan komitmen tersebut dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi mendatang yang unggul dan bebas dari narkoba.
Di luar agenda utama Munas, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung. Akbar mengaku telah menghubungi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui stafnya untuk mengupayakan kehadirannya dalam kegiatan tanam jagung perdana di Kabupaten Sigi.




