Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPJS Kesehatan dan Prodia menghadirkan layanan pemeriksaan Pap smear gratis bagi masyarakat sebagai upaya memperluas akses deteksi dini kanker serviks. Program ini berlangsung selama satu bulan, mulai 26 Oktober hingga 25 November 2026, melalui Prodia Laboratorium Klinik Palu.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengajak masyarakat, khususnya perempuan, memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksa kesehatan reproduksi dan mendeteksi kemungkinan kelainan sejak dini.
Ajakan itu disampaikan Reny saat membuka Gebyar Pemeriksaan Pap Smear dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Bulan Promotif Preventif bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (26/10/2026).
Reny mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan dan Prodia Palu yang membantu menyediakan pemeriksaan tanpa biaya bagi masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN).
“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Prodia Palu yang telah membantu pelaksanaan pemeriksaan ini. Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Kita ingin masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin apabila ditemukan kelainan,” ujarnya.
Menurut Reny, tersedianya layanan gratis menjadi kesempatan bagi perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan hanya karena merasa takut atau malu menjalani Pap smear.
Pemeriksaan dini diperlukan untuk membantu menemukan perubahan pada leher rahim sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Jika kanker serviks baru diketahui pada stadium lanjut, penanganannya dapat lebih kompleks dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar.
“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Lebih baik kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal daripada baru datang ketika penyakit sudah parah. Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi kebiasaan kita,” tegasnya.
Program pemeriksaan gratis ini dijadwalkan berlangsung hingga 25 November 2026. Masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memanfaatkan layanan melalui Prodia Laboratorium Klinik Palu dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai identitas.
Reny juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko kanker serviks. Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan reproduksi perlu dibarengi dengan kemauan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan yang tersedia.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan Prodia Laboratorium Klinik Palu, serta peserta pemeriksaan Pap smear gratis. ***



