oleh

Polres Sigi Masih Selidiki Penemuan Mayat Perempuan di Balane

SIGI – Polres Sigi, Polda Sulteng masih menyelidiki peristiwa penemuan mayat perempuan di Gunung Maponji Dusun II Desa Balane, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, beberapa waktu lalu.

Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama mengatakan, Polres Sigi berkolaborasi dengan Direktorat  Reserse Umum Polda Sulteng dan perusahaan ITE untuk melakukan penelitian dan penyelidikan terhadap informasi elektronik yang berkaitan dengan korban.

“Bahwa sampai dengan saat ini Polres Sigi masih terus berupaya melakukan pengembangan baik melalui penjajakan olah TKP ulang dan  pendalaman atas keterangan para saksi serta keterangan saksi Ahli (vicum et repertum) serta informasi lain yang bisa dilakukan untuk membuka tabir penyebap kematian Korban,” ungkap AKBP Yoga, Kamis, 26 November 2020, terkait penemuan mayat tersebut.

Satuan res Polres Sigi telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi termasuk saksi yang terakhir bersama dengan korban.

Untuk saksi dari pihak keluarga korban belum bersedia dimintai keterangan dikarenakan masih dalam situasi berduka atas kepergian korban.

“Untuk saksi mantan suami inisial DN belum dapat diperiksa karena keberadaannya belum diketahui dan Sat Reskrim Polres Sigi masih melakukan pencarian terhadap keberadaan DN,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Warga Desa Balane, Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi, digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita yang tergeletak di jalan menuju lokasi wisata matantimali, Selasa, 17 November 2020 malam.

Korban diketahui berinisial S alias Sumi (22) warga pantai barat, Kabupaten Donggala itu, ditemukan oleh dua orang pria yang hendak menuju wisata matantimali.

Korban telah di serahkan kepada keluarganya setelah dilakukan visum oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Jenazah telah diserahkan kepada keluarganya pada hari Rabu tanggal 18 November 2020, pukul 16:00 wita bertempat di Rs Bhayangkara,” ungkap Kasubag Humas Polres Sigi, Iptu Fery Triyanto, Kamis 19 November 2020.[Ardi/Ton]

Komentar

Masih Hangat