Mengenal Layanan SPKLU untuk Isi Daya Mobil Listrik

Bagi pengguna mobil listrik, SPKLU merupakan fasilitas yang disediakan untuk mengisi ulang daya listrik pada kendaraannya. Layaknya mobil konvensional yang membutuhkan SPBU untuk mengisi bahan bakar mobilnya, mobil listrik juga butuh SPKLU. Namun,i karena persebarannya yang masih belum terlalu banyak, masih banyak orang yang belum tahu istilah SPKLU tersebut.

Mengenal Layanan SPKLU

Pada dasarnya SPKLU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum merupakan salah satu usaha milik pemerintahan dalam pengadaan sumber tenaga dari kendaraan listrik. Walaupun minat masyarakat pada kendaraan listrik makin meningkat, keberadaan stasiun pengisian ini masih terbilang terbatas.

Bahkan, tercatat total dari usaha milik negara ini masih tersebar pada 267 titik saja pada kota-kota besar di Indonesia. Tak heran masih banyak yang belum mengenal usaha milik negara yang satu ini. Badan usaha ini didirikan oleh PLN sebagai perwujudan dukungan infrastruktur untuk program kendaraan listrik.

Secara umum, usaha ini memiliki peluang yang cukup besar. Hal ini mengingat pemerintah mencanangkan pengadaan subsidi berupa pembebasan pajak untuk kendaraan listrik. Ini juga sebenarnya bertujuan untuk melindungi bumi dari polusi yang dihasilkan dari emisi (gas buang) mobil konvensional.

Selain itu, dengan keuntungan besar yang akan diterima pengguna mobil listrik, negara berpeluang menambah income di kemudian hari dari bisnis pengisian kendaraan listrik ini. Tambahan lagi, kini mulai banyak varian mobil listrik yang masuk ke tanah air, seperti produk kendaraan listrik dari Hyundai. Kondisi ini pastinya butuh pengisian tenaga listrik saat perjalanan.

Jadi, secara umum SPKLU adalah SPBU-nya kendaraan bertenaga listrik. Walaupun sementara ini SPKLU masih banyak djalankan oleh negara, bukan tidak mungkin usaha ini nantinya bisa diperuntukkan bagi usaha umum. Dengan begitu pastinya akan memudahkan program kendaraan listrik berjalan dengan lebih baik.

BACA JUGA  13 Tips Membeli Mobil Listrik Murah yang Mudah Dilakukan

Perbedaan SPKLU dan SPLU

Jika kamu sudah mengenal apa itu SPKLU, kamu akan menemukan satu unit usaha lain, yakni SPLU. Dari segi fungsi, kedua fasilitas ini punya kegunaan yang sama, yaitu pengisian daya listrik. 

Perbedaannya terletak pada kapasitas dayanya. SPLU punya daya 5,5 KVA hingga 22 KVA dan diperuntukkan untuk kebutuhan fasilitas umum, pasar, kaki lima dan lain sebagainya. Sedangkan SPKLU punya daya 22 kW hingga 150 kW yang ditujukan khusus untuk pengisian kendaraan listrik.

Walaupun punya fungsi yang sama, pengembangan SPLU terhitung lebih pesat.  Hal ini terbukti dengan penyebaran 4 model SPLU ini sudah mencapai 7000 unit di Seluruh Indonesia. Dengan model standing, hook ,hang dan juga stall, yang masing-masing model terus mendapatkan pengembangan hingga saat ini.

Tiga Tipe Colokan dari SPKLU

Secara teori stasiun pengisian daya ini punya tiga tipe colokan yang dapat menyesuaikan seluruh tipe pengisian daya kendaraan listrik yang tersebar di Indonesia. Dan masing-masing soket atau colokan tersebut punya kegunaan yang berbeda-beda.

1. Pengisian Daya AC Charging

Tipe pertama adalah salah satu tipe universal yang gunanya untuk melakukan pengisian daya normal. AC Charging sendiri terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu tujuh lubang dan lima lubang. Karena menggunakan pengisian standar, waktu pengisian cenderung lebih lama.

Unit pengisian daya ini biasanya bisa kamu temui pada panel kecil seperti wallbox charging unit dan juga beberapa model pengisian tiang/tower yang tersedia pada PLN. Jadi, AC Charging adalah metode pengisian daya yang paling mudah kamu temui.

2. Pengisian Daya DC CHAdeMo

Tipe kedua yang bisa kamu temukan adalah pengisian daya DC dengan soket yang lebih besar dari pengisian daya sebelumnya. Dari ukuran tersebut dapat kamu simpulkan bahwa performa pengisian daya ini lebih unggul dari pengisian daya AC. 

BACA JUGA  Mengenal Teknologi Ultra Fast Charging untuk Mobil Listrik

Tipe ini punya performa lebih baik karena memiliki ampere yang juga lebih besar daripada pengisian sebelumnya. Bahkan, pengisian pada unit pengisian ini bisa mengisi daya dalam hitungan kurang dari 60 menit saja.

3. Pengisian Daya DC CCS2

Yang terakhir adalah unit pengisian daya dengan tipe colokan yang menyerupai gabungan dari unit pengisian daya AC dan DC dengan performa yang lebih baik. Pasalnya pengisian ini adalah mode fast charging dari unit pengisian daya SPKLU, yang di klaim mampu mengisi daya kendaraan dalam waktu 30 menit saja.

Nah, itulah sekilas info dari SPKLU yang wajib kamu tahu. Walaupun masih dalam tahap pengembangan, seluruh tipe colokan akan tersedia untuk mendukung program kendaraan listrik.

Komentar