Kenaikan minyak membawa dua konsekuensi bagi emas. Ketegangan geopolitik dapat meningkatkan permintaan aset aman, tetapi energi yang semakin mahal juga berpotensi memperkuat inflasi. Jika tekanan harga membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, dampaknya justru dapat menguntungkan dolar dan yield, sekaligus membatasi daya tarik emas.
Karena itu, respons XAU/USD terhadap perkembangan geopolitik tidak selalu searah dengan pergerakan aset aman lainnya. Pasar juga akan memperhitungkan dampak konflik terhadap inflasi dan kebijakan moneter.
Keputusan FOMC Menjadi Katalis Berikutnya
FOMC dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu, 28 Oktober, waktu Amerika Serikat. Berdasarkan jadwal yang tersedia, pengumuman tersebut diperkirakan berlangsung Kamis, 29 Oktober pukul 02.00 WITA.
Reuters melaporkan pasar secara umum memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga. Namun, kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember masih menjadi perhatian investor, terutama di tengah kenaikan biaya energi dan tingginya yield obligasi.
Dengan keputusan suku bunga yang relatif sudah diperhitungkan, perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan bank sentral dan petunjuk mengenai kebijakan berikutnya. Nada yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan emas. Sebaliknya, sinyal yang lebih lunak dapat membuka peluang pemulihan apabila diikuti pelemahan dolar dan yield.
Pelaku pasar juga menantikan data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) September serta estimasi awal pertumbuhan ekonomi AS kuartal III yang dijadwalkan pada Kamis, 29 Oktober pukul 20.30 WITA. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi suku bunga ketat, sedangkan angka yang lebih rendah dapat memberikan ruang bagi emas untuk bangkit.
Support US$3.996 Menjadi Area Kritis XAU/USD
Secara teknikal, data yang digunakan dalam analisis ini menempatkan XAU/USD di sekitar pivot US$4.028,03. Harga berada tidak jauh di atas level psikologis US$4.000 sehingga pergerakan berikutnya perlu dicermati, terutama menjelang pengumuman FOMC.
Level yang perlu diperhatikan:
- Pivot: US$4.028,03.
- Support pertama: US$3.996,74.
- Support berikutnya: US$3.978,11.
- Resistance pertama: US$4.096,82.
- Resistance lanjutan: US$4.115,48 dan US$4.134,13.
Jika harga menembus support US$3.996,74 dan gagal kembali ke atasnya, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju US$3.978,11. Penembusan yang kuat di bawah area tersebut dapat memperburuk struktur harga jangka pendek.




