WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Dolar Menguat, Harga Emas Hadapi Risiko Penurunan Menuju US$3.800

Muh. Rifai
Cerative Ai
A-AA+A++

Bias jangka pendek cenderung bearish bersyarat selama harga belum mampu kembali menguat dan bertahan di atas US$4.000. Namun, arah penurunan tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga terbaru.

Apabila tekanan jual berlanjut, area US$3.900 menjadi ambang risiko yang perlu diamati. Reuters, berdasarkan informasi dalam bahan analisis, mengutip peringatan analis mengenai potensi penurunan lebih jauh apabila level tersebut ditembus. Dalam skenario lanjutan, US$3.800 menjadi area berikutnya yang patut diperhatikan, tetapi bukan target yang sudah terkonfirmasi.




Sebaliknya, jika harga kembali bertahan di atas US$4.000 dan didukung pelemahan dolar serta penurunan yield Treasury, peluang pemulihan dapat terbuka. Trader perlu menunggu konfirmasi melalui struktur harga dan penutupan candle sebelum menganggap perubahan arah tersebut valid.

Untuk saat ini, data yang tersedia belum cukup untuk memastikan posisi moving average MA50 dan MA200 maupun sinyal terbaru pada grafik H1 dan H4. Karena itu, keputusan transaksi sebaiknya tidak hanya bertumpu pada level psikologis.

Tiga Skenario Pergerakan Emas

1. Skenario bearish

Harga gagal merebut kembali US$4.000 dan tekanan jual berlanjut. Jika US$3.900 ditembus dengan konfirmasi pergerakan harga, risiko penurunan menuju US$3.800 meningkat.

2. Skenario bullish

Harga kembali menembus dan bertahan di atas US$4.000, disertai pelemahan dolar AS dan penurunan yield obligasi. Kondisi tersebut dapat membuka peluang pemulihan, meskipun konfirmasi teknikal tetap diperlukan.

3. Skenario sideways

XAU/USD bergerak di sekitar US$4.000 ketika pasar menunggu keputusan dan pernyataan The Fed. Dalam kondisi ini, pergerakan harga dapat berubah cepat mengikuti ekspektasi suku bunga dan respons pasar terhadap perkembangan ekonomi.

Waspadai Volatilitas Menjelang Keputusan The Fed

Trader perlu memperhitungkan risiko volatilitas menjelang pengumuman FOMC. Pelebaran spread dan slippage dapat menyebabkan harga eksekusi berbeda dari harga yang terlihat pada grafik.

Penggunaan stop-loss, pengaturan ukuran posisi, serta pembatasan risiko per transaksi menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi pasar tersebut. Hindari menganggap level US$3.900 atau US$3.800 sebagai kepastian harga akan bergerak ke sana.

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada data ekonomi AS, termasuk produk domestik bruto (PDB) kuartal III dan indikator inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), sesuai jadwal rilis yang tercantum dalam bahan awal. Data tersebut berpotensi mengubah ekspektasi kebijakan moneter dan memengaruhi arah XAU/USD setelah keputusan The Fed. (Red)