Skrol untuk membaca pos

Cinta Reseky, Gadis 12 Tahun yang Menemukan Panggung Besarnya di Miss Icon Sulteng

Muh. Rifai
Cinta Reseky Maharani. Foto: Istmewa
A-AA+A++

Malam itu, gaun merah menjadi bagian dari penampilan Cinta Reseky Maharani di atas panggung Gedung Manggala Sakti, Kota Palu.

Usianya baru 12 tahun. Di tengah puluhan finalis yang mengikuti Mister & Miss Icon Sulawesi Tengah 2026, siswi SMP Negeri 6 Palu itu tampil dalam kategori Pre-Teen dengan membawa pengalaman yang belum panjang, tetapi cukup untuk membuatnya percaya diri menghadapi panggung kompetisi.

Ada satu hal yang membuat perjalanan Cinta menuju malam grand final terasa berbeda. Ia hanya menjalani dua kali latihan sebelum mengikuti kompetisi tersebut.

Namun, keterbatasan waktu latihan itu tidak membuat langkahnya berhenti.

Sejak rangkaian kegiatan dimulai pada Senin, 21 September 2026, Cinta bersama para finalis lainnya mengikuti berbagai tahapan hingga malam puncak pada Minggu dini hari, 27 September 2026.

Di atas panggung, Cinta mengenakan gaun malam berwarna merah karya desainer lokal asal Sigi, Sulawesi Tengah.

Gaun itu menjadi salah satu bagian dari penampilan yang membawanya bersaing dengan dua kandidat lainnya dalam kategori Pre-Teen. Dari rangkaian penilaian dewan juri, Cinta akhirnya ditetapkan sebagai Miss Icon Pre-Teen Sulawesi Tengah 2026.

Bukan hanya gaun malam yang menjadi bagian dari perjalanan para finalis. Selama rangkaian kegiatan, panggung Mister & Miss Icon Sulteng juga menjadi ruang untuk memperkenalkan beragam busana daerah.

Para finalis tampil menggunakan pakaian adat yang merepresentasikan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, mulai dari Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Tolitoli, Buol, Banggai Bersaudara, Morowali hingga Morowali Utara.

Ada pula kebaya yang dipadukan dengan celana panjang berbahan batik serta berbagai model gaun malam.

Bagi Cinta, dunia modeling bukan sesuatu yang sepenuhnya baru.

Sebelum mengikuti Mister & Miss Icon Sulawesi Tengah 2026, ia telah beberapa kali mengikuti kompetisi modeling dan fashion show. Salah satunya adalah ajang top model yang digelar Yayasan Dey Ante Yojo pada 6 September 2026.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi putri pasangan Andi Attas Abdullah dan Ety H Kiding itu ketika kembali berhadapan dengan panggung kompetisi.