Skor berubah menjadi 4-0.
Di sinilah pertandingan mulai benar-benar berubah menjadi pesta tuan rumah.
Vincent Kompany kemudian memasukkan Ismael Saibari dan Tom Bischof pada babak kedua. Pergantian tersebut tidak membuat aliran serangan Bayern berkurang.
Justru Saibari ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70. Ia melakukan aksi individu melewati beberapa pemain bertahan Union sebelum menaklukkan Rønnow.
Lima menit kemudian, giliran Olise kembali beraksi.
Bischof mengirim umpan yang membuka ruang untuk Olise. Sang winger melewati Rønnow dan mencetak gol keduanya malam itu pada menit ke-73.
Belum selesai.
Tiga menit berselang, Olise melengkapi hat-trick. Ia melakukan kombinasi dengan Bischof sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang kembali menghujam gawang Union.
7-0.
Bayern masih memiliki peluang tambahan setelah itu, tetapi tujuh gol sudah cukup untuk menggambarkan betapa dominannya permainan tuan rumah.
Olise Jadi Bintang, Kane Ukir Sejarah
Michael Olise jelas menjadi nama yang paling menonjol dari pertandingan ini.
Tiga golnya membuat pemain Prancis tersebut menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Union. Ia juga menyumbang assist untuk gol keempat Kane.
Namun, malam di Allianz Arena juga menjadi milik Harry Kane.
Dua golnya membuat koleksi Kane di Bundesliga mencapai 101 gol. Gol pertamanya pada laga ini sekaligus menjadi gol ke-100 dalam pertandingan Bundesliga ke-98, melewati rekor sebelumnya untuk mencapai angka tersebut.
Menariknya, produktivitas Bayern tidak hanya bergantung kepada dua nama tersebut. Musiala membuka skor, Saibari ikut mencetak gol, sementara Davies dan Bischof masing-masing mencatat kontribusi assist.
Artinya, ancaman Bayern datang dari berbagai sisi.
Itulah yang membuat Union kesulitan menemukan jalan keluar. Ketika fokus diarahkan kepada Kane, Olise bisa muncul. Ketika sisi kanan mulai ditutup, Musiala dan Davies dapat menciptakan masalah dari sisi lain.
Union Berlin Benar-Benar Kesulitan
Bagi Union, pertandingan ini menjadi malam yang sangat berat.
Sebelum pertandingan, mereka sudah belum meraih kemenangan dalam tiga laga awal Bundesliga. Kekalahan 0-7 membuat catatan tersebut semakin sulit diperbaiki sekaligus memperburuk selisih gol mereka.







