Skrol untuk membaca pos

Gus Kikin Pimpin PBNU, Siapkan Qanun Asasi untuk Pedoman NU

Muh. Rifai
KH Abdul Hakim Mahfudz. Foto: Humas Unusida
A-AA+A++

Gus Kikin, yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng dan cicit KH Hasyim Asy’ari, berharap Qanun Asasi yang telah ditemukan kembali dapat digunakan sebagai panduan NU dalam menjalankan kegiatan pada masa mendatang.

Ia mengatakan NU pada masa awal berdirinya berkembang dengan cepat dan Qanun Asasi menjadi salah satu pedoman organisasi ketika itu. Karena itu, menurutnya, tidak menutup kemungkinan naskah tersebut kembali diterapkan saat NU memasuki abad kedua.

“Buku itulah yang akan menjadikan panduan bagi NU, kegiatan-kegiatan NU di masa yang akan datang. Dulu awal NU berdiri menjadi satu organisasi yang sangat baik, sangat cepat perkembangannya karena ada Qanun Asasi. Nah, oleh karena itu rasanya tidaklah mustahil kalau itu kemudian diimplementasikan lagi di zaman sekarang di mana NU menapaki perjalanannya di abad kedua ini dengan menggunakan Qanun Asasi,” jelas Gus Kikin.

Ia berharap penggunaan kembali Qanun Asasi dapat membantu memperkuat persatuan di internal NU. Menurutnya, semangat persatuan tersebut pernah terlihat pada masa awal berdirinya NU ketika organisasi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan pemerintah kolonial Belanda.

“Mudah-mudahan itu arahan-arahan manhaj itu menjadikan semangat kita untuk bersatu itu sangat luar biasa. Itu seperti NU di awal-awal berdirinya, di mana di zaman Belanda NU waktu itu sangat diperhitungkan oleh pemerintah Belanda,” kata Gus Kikin.

Gus Kikin juga berharap semangat Qanun Asasi dapat memperkuat ukhuwah dan persatuan NU hingga tingkat akar rumput. Ia menyebut NU memiliki basis massa yang besar sehingga organisasi tersebut dapat ikut membantu menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih tenang dan guyub.

“Paling tidak bagi NU di grassroot-nya ini NU yang punya basis massa cukup besar ini, mudah-mudahan bisa dijadikan masyarakat yang lebih tenang, masyarakat yang lebih guyub, supaya kita semuanya termasuk NU juga nanti ke depan menjadi satu organisasi yang lebih guyub bersatu dengan tujuan yang utama adalah untuk khidmah kepada masyarakat untuk kemaslahatan umat yang kita miliki ini,” pungkasnya.