Skrol untuk membaca pos

PCE AS Tetap 3,3 Persen, Sinyal Bahaya untuk Harga Emas?

Muh. Rifai
Emas. Foto: Ai
A-AA+A++

Secara teknikal, XAU/USD perlu mempertahankan area support terdekat untuk menjaga momentum bullish. Jika harga emas mampu bertahan di atas support dan dolar kembali melemah, peluang kenaikan menuju resistance sebelumnya tetap terbuka. Sebaliknya, penguatan DXY yang disertai kenaikan imbal hasil dapat mendorong XAU/USD menembus support dan memperpanjang koreksi.

Pelaku pasar emas juga perlu mencermati apakah kenaikan harga berikutnya mampu menembus resistance secara konsisten atau justru membentuk pola rejection. Penembusan resistance dengan dukungan volume dan pelemahan dolar dapat menjadi sinyal lanjutan tren naik, sedangkan kegagalan menembus resistance berpotensi memicu aksi ambil untung.

Data PCE Juli dengan inflasi inti yang tetap 3,3 persen memberikan gambaran bahwa tekanan harga di AS masih berada di atas target bank sentral. Namun, angka tersebut juga sesuai dengan ekspektasi sehingga respons pasar terhadap data relatif terbatas. Bagi emas, kondisi ini menciptakan keseimbangan antara tekanan dari dolar dan suku bunga dengan dukungan dari ketidakpastian kebijakan serta ekspektasi pelonggaran moneter.

Investor kini akan menunggu perkembangan kebijakan The Fed dan pernyataan pejabat bank sentral untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai arah suku bunga September. Data inflasi berikutnya dijadwalkan kembali dirilis pada 30 September 2026, sementara pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan inflasi, tenaga kerja, konsumsi, kebijakan moneter AS, serta pergerakan imbal hasil Treasury sebagai katalis utama XAU/USD. (Red)

Berita Lainnya

Jadwal Lengkap News XAU/USD Oktober 2026, Data AS Berpotensi Guncang Pergerakan XAU/USD
Gold Melemah di US$4.275, Pasar Kian Waspada Kenaikan Bunga The Fed
Emas Malah Menguat Setelah Fed Naikkan Suku Bunga
Fed Naikkan Bunga, Harga Emas Dunia Mulai Tertekan
Fed Naikkan Suku Bunga, Warsh Masih Hawkish: Apa Dampaknya ke Harga Emas?
Emas Dunia Anjlok, Pasar Bersiap Hadapi Keputusan The Fed