Merasa tidak nyaman, Davina langsung menelepon Sena dan meminta agar perempuan itu tidak diterima. Davina beralasan hanya ingin menjaga nama baik perusahaan, tetapi sikapnya membuat Sena mulai menyadari bahwa Davina sedang cemburu.
Setelah Klara, giliran Melani menjalani wawancara. Sena terkejut saat mengetahui Melani pernah bekerja selama bertahun-tahun sebagai sekretaris Dipa. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Sena karena Melani bisa membantunya mendapatkan informasi penting tentang Dipa.
Melani mengaku ingin bekerja di tempat yang lebih aman dan nyaman. Mendengar penjelasannya, Sena akhirnya memutuskan menerima Melani sebagai sekretaris pribadinya.
Di tempat lain, Dipa terus berusaha menghubungi Melani. Namun semua nomor telepon yang digunakannya sudah diblokir. Bahkan saat mencoba menelepon menggunakan nomor lain, Melani tetap memilih memutus komunikasi karena tidak ingin lagi berurusan dengannya.
Menjelang akhir episode, Davina kembali menemui Sena untuk memastikan siapa sekretaris yang akhirnya diterima. Sena justru menggoda Davina dengan mengatakan bahwa ia terlihat cemburu.
Davina tetap membantah, tetapi rasa penasarannya semakin besar. Sena sengaja tidak memberitahu siapa sekretaris barunya dan meminta Davina menunggu sampai keesokan hari. Keputusan Sena memilih Melani pun dipastikan menjadi langkah penting untuk melanjutkan misi rahasianya membongkar kejahatan Dipa. (Red)
Sumber : RCTI



