Meski sudah menandatangani surat tersebut, Davina masih penasaran dengan misi Sena. Namun Sena tetap menolak membocorkan target penyelidikannya. Menurut Sena, semakin sedikit yang diketahui Davina, semakin aman dirinya dari bahaya.
Davina akhirnya menerima keputusan itu. Ia hanya berharap hubungan mereka bisa kembali seperti dulu saat Sena masih menyamar sebagai Sen Ali Purnama, sosok sederhana yang selalu perhatian kepadanya.
Sepulang dari Bali, Davina terus memikirkan Sena. Ia bahkan berharap suatu saat nanti bisa kembali berlibur bersama Sena. Davina juga membuat cookies khusus untuk orang-orang yang paling ia sayangi, termasuk Sena. Di saat yang sama, Davina mulai belajar mengikhlaskan masa lalunya bersama Rian dan mencoba membuka lembaran baru.
Sementara itu, penyelidikan Sena semakin berkembang. Saat berada di sebuah hotel, Sena bertemu dengan Dipa. Melihat Sena masih hidup, Dipa langsung terkejut dan panik. Selama ini ia mengira Sena sudah tewas dalam insiden di danau.
Reaksi Dipa membuat Sena semakin yakin bahwa pria itu terlibat dalam percobaan pembunuhan terhadap dirinya. Sena juga mulai menduga Dipa berkaitan dengan kasus teror yang selama ini sedang diselidiki.
Di sisi lain, Dipa mulai khawatir rahasianya akan terbongkar. Ia segera memanggil anak buahnya untuk membahas langkah berikutnya agar jejaknya tidak diketahui polisi.
Episode 104 hingga 106 menjadi titik balik hubungan Sena dan Davina. Setelah kesalahpahaman berhasil diselesaikan, keduanya kembali saling percaya. Namun di saat yang sama, ancaman dari Dipa semakin besar dan membuat penyelidikan Sena memasuki babak yang lebih berbahaya. (Red)
Sumber : RCTI




