Menurut Aqeela, Harry beberapa kali menyindirnya karena terlalu percaya diri dan terlalu larut memikirkan masa lalu. Harry bahkan menyarankan agar Aqeela mulai melakukan hal-hal yang lebih positif daripada terus terjebak dalam kisah yang sudah berlalu.
Perkataan itu membuat Aqeela merasa tersindir tepat sasaran. Ia mengaku mengalami krisis eksistensial karena merasa Harry berhasil membaca semua kelemahannya. Namun Hana melihat situasi tersebut secara berbeda.
Menurut Hana, Harry sebenarnya sangat peduli kepada Aqeela. Meski cara penyampaiannya terkesan tajam, Harry tetap menunjukkan perhatian lewat tindakan nyata. Ia masih membantu Aqeela, mengirimkan kebutuhan yang diperlukan, dan selalu hadir ketika Aqeela sedang mengalami kesulitan.
Hana bahkan menilai sosok seperti Harry termasuk langka. Karena itu, ia heran Aqeela masih terus memikirkan Fattah, sementara ada seseorang yang selama ini tetap menunjukkan kepeduliannya tanpa banyak bicara.
Meski mendapatkan nasihat dari Hana, Aqeela tetap bersikeras ingin berbicara dengan Fattah. Ia merasa masih ada hal yang harus diselesaikan agar bisa benar-benar memahami perasaannya sendiri. Sikap keras kepala Aqeela pun membuat Hana hanya bisa pasrah melihat sahabatnya terus berkutat dengan dilema hati.
Episode 571 Part 2 ditutup dengan Aqeela yang masih berada di antara bayang-bayang masa lalu dan perhatian tulus yang terus diberikan Harry. Di saat yang sama, misi Oliver yang akan berlangsung malam hari juga mulai menimbulkan rasa penasaran tentang kejutan apa yang akan terjadi pada episode berikutnya. (Red)
Sumber: SCTV




