Skrol untuk membaca pos

Hasil Australian Open 2026: Tiga Wakil Indonesia Tembus Final

Muh. Rifai
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (kiri atas), Alwi Farhan (kanan atas) dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (bawah). Foto: Arsip PBSI
A-AA+A++

Keberhasilan Indonesia menempatkan tiga wakil di final semakin lengkap setelah pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil membalikkan keadaan saat menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dari Chinese Taipei.

Pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu sempat kehilangan gim pertama 15-21 sebelum bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-14 dan 21-10.

Pada awal pertandingan, Ana/Tiwi kesulitan keluar dari tekanan lawan. Namun perubahan strategi dan peningkatan kualitas permainan membuat mereka mampu mengambil alih kendali pertandingan.

“Alhamdulillah bisa menang dan ke final, tadi di gim pertama permainan belum sesuai dengan yang direncanakan tapi di gim kedua dan ketiga, kami bisa menerapkan permainan yang kami inginkan,” ujar Meilysa Trias Puspitasari.

Bagi Meilysa, keberhasilan kembali mencapai final Australian Open menjadi pencapaian yang membahagiakan. Namun ia menegaskan fokus tim belum selesai karena masih ada satu laga penting yang harus dimenangkan.

“Pasti senang bisa kembali ke final di sini tapi masih belum selesai, masih ada besok jadi kami harus lebih semangat dan all out,” katanya.

Febriana Dwipuji Kusuma mengungkapkan lawan tampil lebih siap dibanding pertemuan sebelumnya. Hal itu membuat mereka sempat kesulitan pada gim pertama.

“Mereka belajar dari pertemuan pertama dan mereka sudah siap dengan polanya hari ini, di gim pertama kami terbawa ritme dan tempo mereka. Setelah itu kami bisa menemukan cara yang tepat untuk bangkit,” ujar Febriana.

Ia berharap sektor ganda putri bisa kembali menghadirkan final sesama Indonesia seperti tahun lalu apabila pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mampu memenangkan pertandingan semifinal lainnya.

“Siapapun lawannya pasti kami harus siap untuk besok tapi kami berharap Rachel/Febi bisa menang untuk mengulang final tahun lalu untuk Indonesia,” katanya.

Sementara itu, langkah Moh Zaki Ubaidillah harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil China, Dong Tian Yao, dengan skor 19-21, 21-9, 18-21.

Meski gagal melangkah ke final, pencapaian Zaki tetap layak mendapat apresiasi. Ini merupakan kali pertama pemain muda Indonesia tersebut berhasil mencapai semifinal turnamen BWF World Tour Super 500.