BYD menyediakan dua pilihan jarak tempuh yakni Standard Range dengan daya jelajah hingga 300 kilometer dan Long Range yang mampu mencapai 380 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Sumber tenaga kendaraan berasal dari Blade Battery khas BYD yang kini banyak digunakan pada lini kendaraan listrik perusahaan tersebut.
Untuk pengisian daya, varian Dynamic mendukung DC Fast Charging hingga 30 kW, sedangkan varian Premium mencapai 40 kW. Kendaraan juga mendukung AC Charging 6,6 kW dan fitur Vehicle to Load (V2L) sebesar 2,2 kW yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik tambahan untuk perangkat elektronik tertentu.
Di sektor keselamatan, BYD melengkapi ATTO 1 dengan berbagai fitur standar seperti Electronic Stability Control, Anti-Lock Braking System, Traction Control System, Hill-Start Assist, TPMS, rear camera, tiga radar belakang, serta airbag depan dan curtain airbag. Khusus varian Premium tersedia tambahan side airbags untuk pengemudi dan penumpang depan.
Mobil ini juga menggunakan platform e-Platform 3.0 dengan struktur bodi berkekuatan tinggi yang diklaim mampu memberikan stabilitas serta keamanan lebih baik saat berkendara. Sistem coordinated regenerative braking turut disematkan untuk membantu efisiensi energi ketika kendaraan melakukan deselerasi.
Dari sisi dimensi, BYD ATTO 1 memiliki panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.590 mm, serta wheelbase 2.500 mm. Ukuran tersebut membuat kendaraan cukup ringkas untuk penggunaan di area perkotaan namun tetap mampu menghadirkan ruang kabin yang fungsional.
BYD juga memberikan garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer, serta garansi drive unit delapan tahun atau 150.000 kilometer.
Untuk harga, mobil ini ada dua varian, yakni, Dynamic Standard Range, mobil ini dipasarkan mulai dari Rp205.000.000 OTR Jakarta. Sementara varian Premium Long Range dibanderol mulai Rp245.000.000 OTR Jakarta. Harga tersebut berlaku per 1 Mei 2026.
Hadirnya BYD ATTO 1 memperlihatkan persaingan mobil listrik di Indonesia yang semakin ramai, khususnya pada segmen kendaraan kompak perkotaan. Kombinasi desain modern, teknologi digital, efisiensi daya, dan fitur keselamatan menjadi daya tarik utama kendaraan ini bagi konsumen yang mulai beralih ke mobil listrik. (Red)









