WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Haul Guru Tua, Anwar Hafid: Cinta Nyata dengan Aksi, Perhatikan Guru Diniyah

Muh. Rifai
A-AA+A++

Ia juga menggambarkan beratnya perjuangan Guru Tua dalam menyebarkan dakwah ke berbagai wilayah seperti Maluku Utara dan Kalimantan. Dengan keterbatasan sarana transportasi pada masa itu, perjalanan dakwah dilakukan melalui medan yang sulit, baik laut maupun darat.

“Bayangkan bagaimana perjuangan beliau di masa itu. Perjalanan penuh keterbatasan, namun beliau tetap memangkas kenikmatan hidup demi menyampaikan kebaikan. Dari situlah kita belajar bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa berbagi untuk sesama,” tuturnya.




Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mendorong kebijakan wajib belajar 13 tahun dengan memasukkan Madrasah Diniyah Awaliyah ke dalam sistem pendidikan formal. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tengah menyiapkan regulasi daerah untuk mendukung kebijakan tersebut.

“Kalau wajib belajar 13 tahun, amanah Guru Tua belum masuk di dalamnya. Karena itu kita harus perjuangkan wajib belajar 13 tahun,” kata Anwar Hafid.

Ia turut menyoroti kondisi guru Madrasah Diniyah Awaliyah yang masih menghadapi keterbatasan kesejahteraan. Banyak di antara mereka tetap mengabdi dengan penuh keikhlasan meskipun menerima honor yang minim dan tidak menentu. Anwar Hafid menyebut kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Selain isu pendidikan, Gubernur juga menyinggung rencana penataan kawasan haul agar lebih nyaman bagi para jamaah. Ia mengaku telah berdiskusi dengan pihak Universitas Tadulako terkait desain kawasan tersebut agar lebih representatif.

“Kita ingin tempat ini lebih representatif, lebih sejuk, dan nyaman. Ini akan kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Anwar Hafid kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam melanjutkan perjuangan Guru Tua, khususnya dalam memperkuat pendidikan berbasis akhlak.

“Kalau kita benar-benar cinta Guru Tua, mari kita lanjutkan perjuangannya. Pendidikan adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Kegiatan haul ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Di antaranya Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Nusron Wahid, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, serta Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.

Hadir pula tokoh nasional dan anggota DPR RI seperti Abu Bakar Alhabsyi, Muhidin Mohamad Said, Longki Djanggola, Salim Segaf Al-Jufri, dan Fadel Muhammad. Dari unsur daerah dan Forkopimda Sulawesi Tengah turut hadir Ketua DPRD Sulawesi Tengah Arus Abdul Karim, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan S. Sianipar, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, serta sejumlah pejabat lainnya.