BERANI Menyala Hadirkan Terang untuk 905 Rumah di Sigi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan program BERANI Menyala di Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Selasa (31/03/2026).
Peluncuran program dilakukan langsung oleh Gubernur Anwar Hafid yang hadir di tengah masyarakat Desa Loru. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, penyediaan listrik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Program BERANI Menyala dirancang sebagai solusi atas keterbatasan akses listrik di berbagai wilayah, termasuk daerah yang selama ini belum terjangkau secara optimal. Hingga peluncuran ini, tercatat sebanyak 905 rumah telah mendapatkan sambungan listrik melalui program tersebut. Capaian ini menjadi indikator awal keberhasilan program dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.
“Ini sudah titik yang ke 905 yang menjadi bagian dari program BERANI Menyala,” ujar Anwar Hafid.
Selain menyasar rumah tangga, program ini juga mencakup pemasangan lampu penerangan jalan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas masyarakat di malam hari sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan. Dengan adanya penerangan yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial warga dapat berjalan lebih optimal.
Kehadiran langsung gubernur di salah satu rumah penerima manfaat memberikan gambaran nyata tentang kondisi masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya menikmati fasilitas dasar. Dari kunjungan tersebut, terlihat bahwa masih ada wilayah yang bahkan berada tidak jauh dari pusat kota namun belum mendapatkan akses listrik secara memadai.
“Ini dekat dengan kota, baru ada listrik, coba bayangkan bagaimana kondisi rakyat yang ada di pelosok daerah,” kata Anwar Hafid.
Pernyataan tersebut menggambarkan masih adanya kesenjangan pembangunan yang perlu segera diatasi. Pemerataan infrastruktur dasar seperti listrik menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Program BERANI Menyala tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Akses listrik memungkinkan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, seperti membuka usaha kecil, memperpanjang jam kerja, hingga mendukung kegiatan pendidikan anak-anak di rumah.
Sejumlah warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka menyebut bahwa sebelumnya harus mengandalkan sumber penerangan terbatas seperti lampu minyak atau genset dengan biaya tinggi. Kini, dengan adanya listrik, kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah dan efisien.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari pendekatan langsung ke masyarakat. Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh gubernur menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Bagi Anwar Hafid, setiap kebijakan yang diambil harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Maka dari itu dengan adanya kunjungan ini diharapkan bisa mempercepat pembangunan dan bantuan yang menyentuh langsung ke masyarakat,” tandasnya.
Program BERANI Menyala juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan memastikan ketersediaan listrik, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Sulawesi Tengah. Akses listrik yang merata menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas program ini ke wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala juga akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program serta kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Melalui BERANI Menyala, pemerintah ingin menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Listrik tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga simbol harapan bagi masa depan yang lebih baik. Dengan adanya akses yang merata, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti bahwa upaya pemerataan pembangunan terus dilakukan, meskipun tantangan geografis dan infrastruktur masih menjadi kendala di beberapa wilayah. Pemerintah optimistis bahwa dengan kerja sama berbagai pihak, target pemerataan listrik di Sulawesi Tengah dapat tercapai secara bertahap. ***
