WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Sulteng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Regional Sulawesi

Muh. Rifai
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menerima penghargaan pengendalian inflasi tingkat provinsi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, 29 Mei 2026. Foro: Istimewa
A-AA+A++

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meraih penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Anwar Hafid di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, 29 Mei 2026.

Dalam ajang tersebut, Pemprov Sulteng meraih predikat terbaik II kategori pengendalian inflasi tingkat provinsi. Atas capaian itu, pemerintah daerah menerima insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari Kemendagri untuk mendukung program pembangunan daerah.




Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi di tengah dinamika ekonomi nasional.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemerintah pusat terus mendorong pola pembinaan daerah melalui sistem penghargaan agar pemerintah daerah lebih termotivasi meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Tito, Kemendagri telah menyiapkan anggaran insentif fiskal sebesar Rp1 triliun pada 2026 untuk pemerintah daerah dengan kinerja terbaik di seluruh Indonesia. Dana tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah.

“Kami ingin daerah-daerah berlomba meningkatkan kinerja melalui indikator yang terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Tito dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, sistem penilaian penghargaan dibagi ke dalam enam regional, yakni Sumatra, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, serta Nusa Tenggara-Maluku. Pembagian regional dilakukan agar kompetisi berlangsung lebih seimbang antar daerah dengan kemampuan fiskal yang berbeda.

“Kalau daerah kecil dipaksa bertanding dengan daerah APBD puluhan triliun tentu berat. Maka kami buat sistem regional agar kompetisinya lebih seimbang,” ujarnya.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 menilai kinerja pemerintah daerah berdasarkan empat indikator utama. Penilaian meliputi pengendalian inflasi, creative financing, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta penurunan angka pengangguran.

Keberhasilan Sulawesi Tengah meraih penghargaan pengendalian inflasi dinilai menjadi hasil dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di pasar. Selain itu, koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga dinilai berjalan efektif dalam mengantisipasi gejolak harga.