Caviar Sulap iPhone 18 Pro Jadi Ponsel Berlapis Emas Mewah, Harganya Bikin Melongo
Perusahaan kustomisasi mewah asal Dubai, Caviar, mulai membuka pemesanan awal untuk seri iPhone 18 Pro versi modifikasi meski Apple sendiri belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi. Koleksi terbaru bertajuk Royal Colors itu menawarkan desain premium dengan material emas 24 karat, titanium, hingga kulit buaya.
Peluncuran Apple iPhone 18 Pro sendiri dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Meski perangkat belum diperkenalkan secara resmi, Caviar lebih dulu membuka akses pemesanan untuk konsumen yang ingin mendapatkan versi eksklusif dengan desain mewah dan jumlah terbatas.
Caviar dikenal sebagai perusahaan yang mengubah tampilan standar smartphone premium menjadi perangkat eksklusif dengan sentuhan material mahal. Dalam koleksi Royal Colors, perusahaan menawarkan empat desain berbeda untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang bisa dipesan mulai 20 Mei 2026.
Meski pemesanan sudah dibuka, pembeli belum dapat melihat desain resmi iPhone 18 Pro milik Apple. Sistem yang digunakan Caviar adalah menerima pembayaran di muka untuk modifikasi eksternal perangkat. Setelah Apple meluncurkan seri iPhone 18 Pro secara resmi pada akhir tahun nanti, Caviar akan membeli unit retail asli, membongkar casing bawaan, lalu menggantinya dengan material dan desain khusus sebelum dikirim ke pelanggan.
Koleksi Royal Colors mengusung tema sejarah dan kerajaan sebagai identitas desain utama. Setiap model memiliki konsep visual berbeda dengan kombinasi material premium yang dibuat terbatas.
Model pertama bernama Imperator hadir dengan balutan kulit buaya berwarna ungu dan lapisan emas 24 karat. Desainnya dibuat menyerupai toga kekaisaran Romawi dengan pola dekoratif khas kerajaan kuno.
Sementara itu, model King menggunakan kulit buaya putih dengan bodi berwarna perak. Caviar menambahkan motif fleur-de-lis khas Prancis untuk menghadirkan kesan aristokrat Eropa klasik.
Bagi pengguna yang menyukai tampilan gelap, model Black Prince menawarkan desain terinspirasi baju zirah abad pertengahan. Varian ini menggunakan kulit hitam dengan panel titanium matte di bagian atas serta lapisan PVD hitam untuk menghasilkan tampilan yang lebih kokoh dan elegan.
Pilihan terakhir adalah model Pharaoh yang mengambil inspirasi dari artefak Mesir kuno. Perangkat ini memadukan kulit buaya biru dengan aksen emas 24 karat serta pola telapak tangan bergaya Art Deco.
Selain desain ponsel, setiap pembelian juga disertai kemasan eksklusif khas Caviar. Paket tersebut mencakup kotak premium, kunci simbolik perusahaan, dan koin berlapis emas.
Caviar menyebut setiap desain hanya diproduksi sebanyak 18 unit. Jumlah tersebut disesuaikan dengan nama seri iPhone 18 yang akan menjadi basis perangkat modifikasi mereka.
Harga koleksi Royal Colors berada di level sangat premium. Model Black Prince dan Pharaoh dijual mulai US$10.060 atau sekitar Rp168 juta. Sementara model King dibanderol US$10.200 dan Imperator menjadi yang termahal dengan harga US$10.340.
Langkah Caviar membuka pre-order sebelum perangkat resmi diumumkan bukan hal baru. Perusahaan itu sebelumnya juga meluncurkan berbagai versi modifikasi iPhone generasi terbaru dengan desain mewah dan jumlah produksi terbatas.
Beberapa waktu lalu, Caviar memperkenalkan koleksi iPhone 17 Pro berlapis emas merah muda dan berlian. Mereka juga sempat merilis iPhone 17 Pro senilai US$10.000 yang menggunakan motherboard asli iPhone 2G sebagai bagian dekoratif di dalam bodinya.
Strategi tersebut membuat Caviar menjadi salah satu merek yang menyasar kolektor dan pasar ultra-premium. Produk-produknya tidak hanya diposisikan sebagai perangkat teknologi, tetapi juga barang koleksi dan simbol status.
Hingga saat ini, Apple sendiri belum memberikan informasi resmi mengenai desain maupun spesifikasi iPhone 18 Pro. Namun, kehadiran koleksi Royal Colors menunjukkan tingginya minat pasar terhadap perangkat premium yang dipadukan dengan unsur fesyen dan kemewahan. (Red)


