Suasana hangat tampak saat Wakil Gubernur memasuki ruang kelas dan menyapa siswa-siswi. Ia berinteraksi langsung dengan anak-anak, mengajak mereka bernyanyi, serta memberi semangat agar tetap rajin belajar dan menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.
Selain berdialog, dr. Reny turut meninjau dapur MBG untuk memastikan proses pengolahan makanan sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan. Ia memeriksa kondisi ruang dapur, peralatan memasak, hingga proses pengemasan makanan sebelum didistribusikan ke siswa.
Dari hasil peninjauan tersebut, kondisi dapur dinyatakan bersih dan layak. Namun demikian, ia meminta agar pengelola tetap menjaga konsistensi dalam penerapan standar operasional, termasuk pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian.
“Tempat pengolahannya bersih. Ke depan kita jaga konsistensi kualitas, kebersihan, dan ketepatan distribusinya,” jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Kecukupan gizi pada anak usia dini dan sekolah dasar dinilai berpengaruh terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta pertumbuhan fisik dan kognitif.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah. Ia menyebut perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelaksanaan program di lapangan.
“Terima kasih Bapak Presiden atas perhatian kepada Sulawesi Tengah melalui Program MBG. Ini sangat membantu anak-anak kita,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar program berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi lintas dinas juga diperkuat untuk memastikan standar gizi terpenuhi serta distribusi makanan berlangsung tepat waktu.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Rohani Mastura, M.Si., bersama jajaran dinas terkait lainnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya bersama dalam melakukan evaluasi dan memastikan perbaikan bila ditemukan kekurangan di lapangan.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 6 Kayumalue Ngapa dapat kembali berjalan optimal dan mendapat dukungan dari seluruh pihak. Evaluasi yang dilakukan diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar program serupa di sekolah lain juga dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi tumbuh kembang generasi Sulawesi Tengah. ***




