Program BERANI Sehat yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido, telah memberikan akses layanan kesehatan gratis kepada 141.282 warga di seluruh kabupaten dan kota hingga Februari 2026.

Program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah ini dijalankan sebagai upaya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata. Masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, mulai merasakan kemudahan memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

Dikutip dari laman resmi Instagram Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, @sulteng.prov, seluruh daerah di wilayah Sulteng telah menerima manfaat dari pelaksanaan Program BERANI Sehat. Data terbaru menunjukkan capaian penerima manfaat tersebar di 13 kabupaten dan satu kota.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, memaparkan, Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni 25.914 masyarakat. Disusul Kabupaten Sigi sebanyak 23.415 masyarakat.

Kota Palu juga mencatat angka tinggi dengan 21.385 warga yang telah memperoleh layanan kesehatan gratis melalui program tersebut. Selain itu, Kabupaten Banggai mencatat 15.679 penerima manfaat, Kabupaten Buol 12.973 masyarakat, serta Kabupaten Donggala sebanyak 12.949 masyarakat.

“Di Kabupaten Banggai sudah ada 15.679, Kabupaten Buol 12.973, Kabupaten Donggala ada sebanyak 12.949 masyarakat kita yang sudah merasakan manfaat dari program BERANI Sehat,” ujar Reny Lamadjido dalam keterangannya, Rabu (11/02/2026).

Di wilayah lain, Kabupaten Poso mencatat 8.133 masyarakat yang telah menerima manfaat. Kabupaten Toli-Toli sebanyak 7.740 masyarakat, Kabupaten Banggai Kepulauan 4.790 masyarakat, Kabupaten Banggai Laut 2.532 masyarakat, Kabupaten Tojo Una-Una 2.584 masyarakat, serta Kabupaten Morowali 2.705 masyarakat.

Sementara itu, Kabupaten Morowali Utara tercatat sebanyak 483 masyarakat yang telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis melalui program tersebut. Pemerintah daerah menyebutkan bahwa distribusi penerima manfaat terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan perluasan layanan.

Program BERANI Sehat dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. Melalui kebijakan ini, warga yang memenuhi kriteria dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Reny Lamadjido menjelaskan, capaian 141.282 penerima manfaat menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah. Pemerintah provinsi, kata dia, masih terus melakukan evaluasi dan pendataan agar seluruh warga yang membutuhkan dapat terakomodasi.

Meski jumlah penerima manfaat terus bertambah, Reny menyampaikan, angka tersebut belum sepenuhnya memenuhi target ideal pemerintah provinsi dalam pemerataan layanan kesehatan. Masih terdapat wilayah dengan jumlah penerima yang relatif kecil dibandingkan daerah lain.

“Ikhtiar ini kami lakukan untuk meringankan beban masyarakat. Pelayanan dan infrastruktur kesehatan akan terus kami perkuat, agar warga hingga pelosok dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau,” ujar Reny.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Gubernur Anwar Hafid juga berkomitmen memperluas cakupan program hingga ke wilayah terpencil dan daerah dengan akses terbatas. Upaya tersebut mencakup penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan ketersediaan tenaga medis, serta optimalisasi sistem rujukan.

Program ini juga diharapkan dapat membantu menekan beban pengeluaran rumah tangga di sektor kesehatan. Dengan adanya layanan gratis, masyarakat tidak lagi menunda pemeriksaan atau pengobatan karena kendala biaya.

Selain itu, pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami prosedur dan persyaratan dalam mengakses layanan BERANI Sehat. Pendekatan ini dilakukan melalui pemerintah kabupaten dan kota, puskesmas, serta kanal informasi resmi pemerintah provinsi.

Melalui pelaksanaan Program BERANI Sehat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berupaya membangun sistem pelayanan kesehatan yang merata dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Capaian ratusan ribu penerima manfaat menjadi bagian dari proses menuju pemerataan akses kesehatan bagi seluruh warga di Sulawesi Tengah. ***