Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palu berlangsung khidmat di Lapangan Markas Komando Pangkalan TNI AL Palu, Rabu (21/01/2026). Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Anggota DPRD Provinsi Sulteng, Henri Muhidin, turut menghadiri kegiatan resmi tersebut sebagai bentuk dukungan lembaga legislatif daerah terhadap institusi TNI AL.

Upacara Sertijab ini menandai peralihan kepemimpinan dari Komandan Lama Danlanal Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir, kepada Komandan Baru Danlanal Palu, Letkol Marinir Mohammad Ali Wardhana, S.E., M.Tr.Opsla., M.M. Prosesi berlangsung dengan tertib dan penuh makna, mencerminkan nilai-nilai disiplin serta tradisi kehormatan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, Komandan Komando Daerah TNI AL Wilayah VI Makassar Laksamana Muda TNI AL Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah, serta para tamu undangan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Kehadiran para pejabat daerah dan militer ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Henri Muhidin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kolonel Laut (P) Marthinus Sir atas pengabdian dan dedikasi selama menjabat sebagai Danlanal Palu. Menurutnya, kepemimpinan Kolonel Marthinus Sir telah memberikan kontribusi nyata bagi keamanan maritim serta hubungan yang harmonis antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Laut (P) Marthinus Sir atas pengabdian, dedikasi, dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan selama menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu,” kata Henri Muhidin usai upacara, Rabu, 21 Januari 2026.

Henri menilai, selama masa tugasnya, Kolonel Marthinus Sir telah berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan perairan Sulawesi Tengah yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan garis pantai yang panjang. Selain itu, sinergi yang terbangun dengan pemerintah daerah dinilai turut mendukung kelancaran berbagai program pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Berbagai kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan maritim serta sinergi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah patut kita apresiasi bersama. Semoga pengalaman dan prestasi yang telah ditorehkan menjadi bekal berharga dalam pengabdian selanjutnya,” ujar Henri Muhidin.

Selain menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama, Henri Muhidin juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Marinir Mohammad Ali Wardhana sebagai Komandan Pangkalan TNI AL Palu yang baru. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan serta meningkatkan peran strategis TNI AL di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami semua menaruh harapan besar agar kepemimpinan yang baru ini dapat terus memperkuat peran strategis TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah laut, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” kata Henri.

Menurut Henri Muhidin, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dan diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kinerja institusi. Pergantian tersebut diharapkan membawa semangat baru, inovasi, dan penguatan pelaksanaan tugas, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan laut yang semakin kompleks.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus mendukung dan bersinergi dengan TNI AL. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah.

“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah siap mendukung dan bersinergi demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah, khususnya dalam menjaga wilayah perairan Sulawesi Tengah yang memiliki potensi strategis dan ekonomi yang besar,” ujarnya.

Wilayah perairan Sulawesi Tengah dikenal memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah serta jalur pelayaran yang strategis. Oleh karena itu, peran Pangkalan TNI AL Palu dinilai sangat vital dalam menjaga keamanan, mendukung penegakan hukum di laut, serta memastikan aktivitas pelayaran dan perikanan dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Upacara Sertijab ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan negara serta melindungi kepentingan masyarakat pesisir. Sinergi lintas sektor yang telah terbangun diharapkan dapat terus dipelihara dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan Danlanal Palu yang baru.

Menutup pernyataannya, Henri Muhidin menyampaikan doa dan harapan agar seluruh pihak yang mengemban amanah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutup Henri Muhidin. ***