Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan pembangunan dua ruas jalan strategis di Kabupaten Tojo Una-Una akan dimulai pada tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Tojo Una-Una pada Jumat, 14 November 2024.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, pembangunan ruas jalan Kulingkinari–Wakai serta Longge Dataran Bulan–Toili merupakan bagian dari program unggulan Berani Lancar yang menargetkan pembangunan 1.000 kilometer jalan desa dalam kurun lima tahun. Kedua ruas jalan itu telah masuk sebagai proyek prioritas dan dipastikan mulai dikerjakan pada tahun 2026 untuk memperbaiki aksesibilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Gubernur menjelaskan, kondisi jalan yang belum memadai sering kali menjadi hambatan utama bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi daerah. Percepatan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kulingkinari–Wakai dan Longge Dataran Bulan–Toili menjadi prioritas kita tahun depan. Masyarakat tidak boleh lagi terhambat akses hanya karena jalan yang rusak. Pembangunan infrastruktur harus benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” ujar Anwar Hafid dalam sambutannya.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Gubernur juga memaparkan sejumlah program unggulan lain yang merupakan bagian dari visi pembangunan daerah. Melalui program Berani Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan 50.000 mahasiswa menerima beasiswa setiap tahunnya. Beasiswa ini diberikan hingga menyelesaikan jenjang sarjana dengan menanggung biaya UKT secara penuh. Data terkini menunjukkan bahwa sudah 18.724 mahasiswa, termasuk dari Kabupaten Tojo Una-Una, telah menerima pembayaran beasiswa tersebut. Tidak hanya pada pendidikan tinggi, pemerintah juga memastikan pendidikan di tingkat SMA/SMK/SLB digratiskan tanpa pungutan apa pun.

Pada sektor kesehatan, program Berani Sehat telah memberikan layanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP Sulawesi Tengah. Pemerintah terus memperluas jangkauan layanan kesehatan sebagai bukti komitmen peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 120.891 warga Sulawesi Tengah telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

Sementara itu, komitmen Pemprov dalam sektor pertanian diwujudkan melalui program Berani Panen Raya yang akan mulai mempersiapkan Brigade Pertanian pada tahun 2026. Keberadaan Brigade Pertanian ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani melalui pendampingan lapangan serta penyediaan fasilitas pendukung. Untuk sektor kelautan dan perikanan, program Berani Tangkap Banyak disiapkan guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan melalui bantuan alat tangkap yang lebih modern.

Di sektor energi dan telekomunikasi, Pemprov menargetkan seluruh wilayah Sulawesi Tengah sudah teraliri listrik pada tahun 2029. Sejumlah desa telah merasakan layanan listrik berkat program Berani Menyala, dan upaya perluasan jaringan terus dilakukan. Untuk akses komunikasi, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan 150 desa dapat terhubung jaringan komunikasi, termasuk 12 desa di Kabupaten Tojo Una-Una, melalui program Berani Berdering. Di sisi lain, Pemprov juga terus memperkuat stabilitas harga kebutuhan pokok lewat program Berani Sejahtera dengan target “1 harga untuk Sulawesi Tengah”.

Dalam kesempatan rapat kerja tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga meresmikan peluncuran Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Tahun 2025. Program ini menyasar 62.969 pekerja dari sektor informal seperti petani, nelayan, serta pekerja lapangan lainnya.

Peluncuran ini menjadi salah satu langkah penting pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial lebih merata bagi masyarakat. Prosesi peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur sebagai simbol komitmen pemerintah menjalankan perlindungan jaminan sosial secara menyeluruh.

Pada momen tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menerima Piagam Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan penuh Pemprov dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek pada tahun 2025.

Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasinya terhadap berbagai program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, pihaknya siap memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Menurutnya, berbagai program yang dipaparkan Gubernur membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una.

Selain rangkaian agenda tersebut, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una. Bantuan yang diberikan antara lain bibit Kelapa Genjah Pandan Wangi sebagai dukungan bagi peningkatan produktivitas pertanian daerah. Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Rapat kerja ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan mulai dari Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Wakil Bupati Surya, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimda, hingga para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Tojo Una-Una. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan ini menggambarkan komitmen bersama dalam memperkuat arah pembangunan Sulawesi Tengah menuju kesejahteraan yang lebih merata. ***