“Kalau dua beban terberat ini sudah diangkat, pendidikan dan kesehatan, tinggal kita keroyok kesejahteraannya,” kata Gubernur.
Ia menegaskan, upaya menciptakan kesejahteraan berarti membangun konektivitas dan layanan dasar: listrik, signal, jalan, dan terutama lapangan kerja.
BACA JUGA:
Lewat gagasan-gagasan konkret seperti ini, Anwar Hafid ingin memastikan RPJMD bukan dokumen mati, tapi peta jalan untuk menjadikan Sulteng Nambaso, Sulawesi Tengah yang benar-benar besar dan sejahtera.***







