Skrol untuk membaca pos

AKSI vs Visi: Konflik atau Dinamika Menuju Ekosistem Musik yang Lebih Adil?

Muh. Rifai
A-AA+A++

  • Pembagian royalti yang lebih proporsional.

  • Regulasi yang memastikan transparansi dalam distribusi pendapatan musik.

  • Standarisasi sistem lisensi musik yang lebih adil bagi semua pihak.

Siapa yang Akan Diuntungkan?

Jika ini benar-benar adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk menata ulang industri musik, maka pemenangnya bukan hanya komposer atau penyanyi, tetapi seluruh ekosistem musik Indonesia.

Jika sistem royalti dan pembagian pendapatan lebih transparan dan adil, maka:

  • Komposer bisa lebih dihargai dan memiliki stabilitas ekonomi yang lebih baik.

  • Penyanyi tetap bisa menikmati keuntungan dari performa mereka, tetapi dengan sistem yang lebih seimbang.

  • Industri musik Indonesia menjadi lebih profesional dan berstandar global.

Perubahan ini tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi perdebatan yang terjadi sekarang adalah langkah awal menuju ekosistem musik yang lebih sehat dan berkeadilan.

Alih-alih melihat AKSI vs Visi sebagai konflik yang memecah industri, kita bisa melihatnya sebagai dinamika yang sedang berkembang menuju perubahan besar. Ini bukan hanya soal royalti, tetapi juga soal bagaimana industri musik Indonesia bisa berkembang menjadi lebih adil dan berkelanjutan.

Sebagai masyarakat yang bijak, mari kita berhenti memberikan komentar yang hanya membenturkan kedua belah pihak. Sebaliknya, kita perlu mendukung kedua organisasi ini agar dapat menghasilkan sistem yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri musik.

Pada akhirnya, baik AKSI maupun Visi bisa menjadi jembatan menuju industri musik yang lebih sehat, di mana setiap pelaku memiliki hak dan apresiasi yang setimpal atas kontribusi mereka. (Rfi)

Artikel ini adalah Opini pribadi penulis.