Skrol untuk membaca pos

Capaian Polda Sulteng 2024: Penanganan Kejahatan, Narkoba, Korupsi, hingga Penurunan Lakalantas

Muh. Rifai
Kapolda Sulawesi tengah, Irjen Pol Dr. Agus Nugroho. FOTO: Istimewa
A-AA+A++

“Kami berkomitmen meningkatkan transparansi dan akuntabilitas untuk memberantas tindak pidana korupsi,” tegas Kapolda Agus Nugroho.

Kapolda juga memaparkan pencapaian Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) dalam menangani kejahatan di laut. Sepanjang tahun ini, 21 kasus kejahatan laut berhasil diungkap, dengan 16 di antaranya terkait tindak pidana destructive fishing. Angka ini naik 100% dibandingkan tahun 2023.

“Praktik destructive fishing merusak ekosistem laut dan merugikan nelayan. Ini menjadi fokus utama kami untuk melindungi keberlanjutan sumber daya laut,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan bersama-sama memberantas kejahatan yang merugikan lingkungan hidup.

  • Lakalantas Menurun, Namun Korban Tetap Jadi Perhatian

Dari segi lalu lintas, Polda Sulteng mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 12%. Pada 2024, tercatat 1.023 kasus lakalantas, menurun dibandingkan 1.162 kasus pada tahun 2023.

Namun, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas masih mencapai angka yang cukup tinggi, yakni 331 orang. Sementara itu, 483 orang mengalami luka berat dan 1.175 orang menderita luka ringan, dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp4,4 miliar.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dengan menggalang sinergi berbagai pihak,” ujar Agus.

  • Apresiasi dan Harapan untuk Tahun Mendatang

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Agus Nugroho menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa, dan awak media yang mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Sulawesi Tengah.

“Kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan optimal, humanis, dan tegas. Keberhasilan ini adalah wujud akuntabilitas Polri kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kapolda juga menutup konferensi pers dengan doa dan harapan agar tahun 2025 membawa keberkahan serta kemajuan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.