Kecintaan Ahmad Ali kepada ulama dan masyarakat, membuat Muhammadin mengenang dua sahabat Nabi Muhammad, yakni Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan.
Kedua sahabat nabi ini terkenal dengan kekayaannya. Utsman dan Abdurrahman gemar bersedekah dan memberikan apapun yang dia punya demi kepentingan kaum muslimin.
“Saya yakin beliau orang yang bertakwa, hubungan dengan Allah selalu dijaga. Di samping itu Pak Ahmad Ali diberikan rezeki yang berlimpah. Di masa sahabat, ada Utsman dan Abdurrahman bin Auf yang terkenal kaya raya. Tapi mereka membelanjalan hartanya di jalan Allah,” ucapnya.
Muhammadin menambahkan, sifat kedermawanan Ahmad Ali ini pula yang menjadi alasan para imam dan pengurus masjid di kabupaten-kabupaten mendorongnya menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulteng.
“Ahmad Ali menjadi ketua DMI Sulteng itu memang atas permintaan kami. Jadi pengurus DMI kabupaten berkumpul dan sepakat memilih beliau. Padahal Pak Ahmad Ali waktu itu tidak hadir dan sedang ada di Jakarta,” katanya.
“Jiwa sosial Ahmad Ali sangat tinggi. Mengurus masjid ini kan berbicara keikhlasan, tanpa itu akan terbengkalai. Jadi Pak Ahmad Ali orang yang tepat karena sudah terbukti. Kami meyakini itu,” ujar Muhammadin.









