Anwar Hafid Akhiri Deklarasi di Salakan dengan Dero Bersama Masyarakat
Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengakhiri deklarasi dan temu masyarakat di Salakan dengan dero bersama masyarakat.
Deklarasi pasangan dengan tegline BERANI (Bersama Anwar – Reny) ini, dipusatkan di Pantai Indah Salakan, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis malam (01/08/2024).
Lokasi di Pantai Salakan Bangkep ini, merupakan titik ke 14 dari rangkaian deklarasi Pasangan BERANI mengelilingi Sulteng, untuk memperkenalkan diri dan mengumumkan kepada masyarakat bahwa Pasangan BERANI sudah mendapatkan dukungan yang cukup dari partai politik untuk mendaftar di KPU Sulteng sebagai pasangan Calon Gunernur dan Wakil Gubernur Sulteng pada pilkada 27 November 2024 mendatang.
Pasangan BERANI sudah mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat 8 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 kursi dan Partai Bulan Bintang (PBB) 1 kurai, sehingga total 14 kursi.
Dengan modal 14 kursi, Pasangan Anwar – Reny dipastikan akan bisa “berlayar” mengarungi samudera Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng 2024.
Rangkaian deklarasi Pasangan BERANI dimulai dari Kota Palu, Sirenja di Donggala, Lalundu di Donggala, Kulawi di Sigi, Kayubura di Parigi, Sausu Parigi Moutong, Mapane di Poso, Ampana di Touna, Uekuli di Touna.
Selanjutnya di Simpang Raya Banggai, Bukit Halimu Kota Luwuk, Balantang Batui Banggai, Lapangan Unit 12 Tirtasari Toili, Kecamatan Buko Bangkep dan tirik ke 14 di Pantai Indah Salakan.
Di titik ke 14 ini, Anwar Hafid berbaur dengan masyarakat sambil bergandengan tangan ikut irama dero.
Dero yang merupakan tarian umum pria dan wanita bersama-sama 10 atau lebih, bahkan bisa lebih banyak.
Tarian Dero merupakan tarian khas masyarakat Poso dalam beberapa kegiatan acara pesta masyarakat Poso.
Dero ditarikan dengan berpegangan tangan membentuk lingkaran diiringi musik gong dan gendang.
Tari Dero adalah sebuah tarian yang dilakukan lebih dari satu orang atau dilakukan secara bersama-sama yang melambangkan suka cita atau kebahagiaan serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan sang pencipta.
Tari Dero juga dikenal di Sulawesi Tenggara dengan nama Mallulo, musiknya juga mirip-mirip dengan musik dero.
