“Yang lebih menyakitkan setelah WPR yang sejak awal mereka perjuangkan bersama dengan APRI, koperasi Arung Punggawa serta kawan kawan lainnya, eh tiba-tiba Akhmad Sumarling dengan mengatasnamakan PT SMS membentuk puluhan koperasi dan saat ini dengan semua kekuatan dan pengaruhnya di tingkat provinsi berusaha menguasai WPR itu, tentu saja tidak akan kami biarkan. Kalau benar Akhmad Sumarling mau melakukan pilot project, kenapa yang bersangkutan tidak pernah mensosialisasikan dengan koperasi koperasi yang sudah ada, bukannya justru membuat puluhan koperasi baru yang pada akhirnya menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat,” ungkap Abd Rachmad Pombang.
APRI Tolitoli Bantah Pernyataan Dirut PT SMS Terkait RMC di WPR Oyom








