Skrol untuk membaca pos

Presiden: Pramuka Harus Jadi Pelopor Disiplin Prokes

Muh. Rifai
Presiden Joko Widodo. Foto: Tangkapan Layar YouTube Setkab
A-AA+A++

Selain itu, Kepala Negara juga berpesan kepada para anggota pramuka agar giat belajar dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya. Selalu adaptif mengejar kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan zaman dengan cepat, fleksibel, dan harus cerdik,”ujarnya.

Menutup sambutannya, Presiden meminta segenap anggota pramuka Indonesia untuk selalu optimistis dalam menatap masa depan Indonesia.

“Jangan pernah lupa dengan identitas bangsa, membangun karakter kebangsaan yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sejati, menjaga NKRI dan juga merawat kebinekaan. Pramuka Indonesia harus selalu optimis melihat masa depan, terus membangun harapan tentang kejayaan Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso dalam laporannya mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk satuan tugas penanggulangan COVID-19 di tingkat pusat, daerah, dan cabang, hingga ranting gerakan.

Hal ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Pramuka tahun 2020 lalu, yang meminta pramuka melaksanakan dua gerakan penting, yaitu gerakan disiplin nasional dengan mewujudkan perilaku mematuhi protokol kesehatan dan gerakan kepedulian nasional dengan mewujudkan sikap empati dan simpati untuk menolong sesama.

“Kami segera merespons arahan tersebut dengan membentuk satuan tugas penanggulangan COVID-19 oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka maupun satuan-satuan sejenis di tingkat daerah, cabang sampai dengan ranting,” ujar Budi.

Budi memaparkan, berbagai upaya untuk membantu menanggulangi pandemi COVID-19 telah dilakukan dimulai dari lingkungan Gerakan Pramuka itu sendiri, antara lain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di setiap kegiatan dan menggerakan 11.000 personil sebagai duta perubahan perilaku untuk menyosialisasikan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan.

Sebanyak 2.500 personil relawan pramuka diterjunkan membantu menyiapkan dan mendistribusikan alat pelindung diri (APD) serta membantu penyemprotan disinfektan. Selain itu juga dilaksanakan vaksinasi bagi lebih dari satu juta anggota Gerakan Pramuka serta donor darah dan plasma konvalesen.

“Gerakan Pramuka juga membantu penanganan bencana alam dan operasi SAR di wilayah Tanah Air maupun tugas-tugas lainnya, dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta serta pihak-pihak lainnya,” imbuh Budi.