Skrol untuk membaca pos

Presiden: Pramuka Harus Jadi Pelopor Disiplin Prokes

Muh. Rifai
Presiden Joko Widodo. Foto: Tangkapan Layar YouTube Setkab
A-AA+A++

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo meminta agar anggota pramuka menjadi pelopor kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah pandemi yang masih melanda saat ini.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan amanat pada Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-60 Tahun 2021, Sabtu (14/8/2021) pagi, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Pramuka Indonesia harus menjadi pelopor kedisiplinan, terutama disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan: disiplin memakai masker, disiplin menjaga jarak, disiplin untuk mencuci tangan di setiap saat, dan disiplin untuk menghindari kerumunan,” ujar Presiden.

Kepala Negara menambahkan, anggota pramuka juga harus berada di barisan terdepan dalam melindungi diri sendiri, teman, serta keluarga yang disayangi.

“Kalau ada teman yang tidak mematuhi protokol kesehatan diingatkan, beri penjelasan, beri pengertian. Kalau ada teman yang sudah berusia di atas 12 tahun yang belum divaksin, ajak untuk segera divaksin. Karena kunci utama untuk bisa keluar dari pandemi adalah kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota pramuka di seluruh Tanah Air yang menerapkan Dwi Darma, Tri Satya, dan Dasa Darma Pramuka di masa pandemi ini, bahu-membahu dengan seluruh elemen bangsa membantu penanganan pandemi di lingkungannya masing-masing.

“Inilah jiwa pramuka sejati yang tertuang dalam Dwi Darma, Tri Satya, dan Dasa Darma Pramuka: terpanggil, rela berkorban untuk membantu sesama tanpa melihat perbedaan suku, agama, dan golongan,” ucapnya.

Hari Pramuka 2021 dan Peringatan 60 Tahun Gerakan Pramuka mengusung  tema “Pramuka berbakti tanpa henti, dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru dengan kedisiplinan dan kepedulian nasional”. Peringatan kali ini merupakan tahun kedua yang diselenggarakan di tengah situasi pandemi. Oleh karena itu, acara berlangsung secara virtual dan jumlah peserta yang terbatas dan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar semua terlindungi dari penyebaran COVID-19.

“Pramuka Indonesia harus menjadi contoh, menjadi teladan, tangguh menghadapi setiap tantangan, menggalang kepedulian kepada sesama, bersedia berkorban, suka menolong, membantu meringankan beban keluarga, saudara, dan tetangga-tetangga kita,” ujar Presiden.