SIGI – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Sigi Rizal Intjenae menegaskan akan meningkatkan peran para anggota Praja Muda Karana (Pramuka) disejumlah wilayah rawan bencana di Kabupaten Sigi.

Menurut Rizal, keharusan bagi setiap anggota pramuka untuk hadir ditengah masyarakat diwilayah rawan bencana tentu bukan hal baru. Kiprah Pramuka di daerah bencana telah berlangsung sejak Gerakan Pramuka didirikan pada 1961.

“Peran Pramuka dimasyarakat sangat strategis dan dibutuhkan. Karena Indonesia termasuk salah satu negara yang rawan terkena bencana, salah satunya wilayah Sigi dan kita menjadi langganan Banjir, Longsor serta gempa bumi,” Ujar Rizal Ahad (22/12).

Dalam meningkatkan peran pramuka, Rizal telah berencana bakal menyahuti kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yang berupaya secara strategis untuk meningkatkan pendidikan mitigasi bencana yang dimulai dari tingkat siaga hingga pandega.

“Tentunya akan kita tingkatkan sesuai dengan kondisi kita secara bertahap, mungkin yang akan menjadi langkah awal kita nantinya akan membangun pos komunikasi dibeberapa titik yang sudah ditentukan untuk menjadi daerah konsentrasi kita,” Ungkapnya.

Meski begitu, Ia menerangkan dalam setiap penanganan bencana Pramuka memang tidak sendirian, ada pihak-pihak lain yang selalu menjadi mitra Pramuka, yakni BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan juga para relawan. Namun, Pramuka selalu hadir dalam setiap penanganan bencana di daerah.

“namun tentu kita Pramuka akan selalu hadir, karena berdasarkan dasa sharma kita adalah Cinta Alam dan Kasih sayang sesama manusia maka harus kita jalankan itu,” Katanya.

Salah satu contoh besar pada penaganan Gempa Bumi, Tsunami dan Liquifaksi 28 September silam, dari ratusan relawan yang dia lihat, Pramuka dinilai sebagai relawan yang sudah memiliki skil mumpuni, tangguh dalam segala hal. Ini menjadi modal kuat bagi Pramuka dalam membantu masyarakat.

“Harapannya ke depan ketika ada bencana, Pramuka punya solidaritas dan kebersamaan yang kuat dari seluruh daerah untuk gotong-royong membantu para korban dengan segenap kemampuan yang dimiliki,” Pungkas Rizal. [Faldi]