Harapan Baru Terwujud! RSUD Undata Sukses Laksanakan Operasi Jantung Anak Perdana
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sejarah baru dalam pelayanan kesehatan dengan berhasil dilaksanakannya operasi jantung terbuka dan katerisasi jantung anak untuk pertama kalinya di RSUD Undata Palu, Jumat (10/04/2026). Keberhasilan ini menjadi langkah awal peningkatan layanan kesehatan spesialis di daerah.
Pelaksanaan tindakan medis tersebut berlangsung di RSUD Undata Palu dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido. Kehadiran pemerintah daerah dalam momen ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan fasilitas dan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Pada hari pertama pelaksanaan, lima pasien anak berhasil menjalani tindakan katerisasi jantung bawaan dengan lancar. Proses ini melibatkan kolaborasi antara tenaga medis lokal dengan tim dokter spesialis dari RS Harapan Kita Jakarta, yang dikenal sebagai salah satu pusat layanan jantung terkemuka di Indonesia.
Dalam keterangannya, Wakil Gubernur menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Ia menilai pelaksanaan ini sebagai langkah awal yang penting bagi pengembangan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah.
“Hari ini saya bersama seluruh manajemen Rumah Sakit Undata menyaksikan langsung pelaksanaan katerisasi jantung bawaan pada anak-anak di Sulawesi Tengah. Alhamdulillah, semua berjalan lancar, sesuai harapan, dan ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi pelayanan kesehatan kita,” ujar Reny.
Program ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan total 10 pasien anak. Lima pasien telah ditangani pada hari pertama, sementara lima pasien lainnya akan menjalani tindakan serupa pada hari berikutnya. Seluruh proses dilakukan dengan pengawasan ketat dan standar medis yang tinggi guna memastikan keselamatan pasien.
Menurut Reny, pelaksanaan operasi dan tindakan medis ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus menekan biaya yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat.
“Kami melakukan ini agar lebih efisien. Pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Jakarta. Justru kami menghadirkan langsung dokter-dokter ahli dari Rumah Sakit Harapan Kita ke Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Selama ini, pasien anak dengan penyakit jantung bawaan di Sulawesi Tengah umumnya harus dirujuk ke luar daerah, terutama ke Jakarta, untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Hal tersebut tidak hanya memakan waktu, tetapi juga membutuhkan biaya besar bagi keluarga pasien, termasuk biaya transportasi dan akomodasi.
Melalui program ini, pemerintah berupaya memangkas hambatan tersebut dengan menghadirkan layanan langsung di daerah. Seluruh pembiayaan tindakan medis ditanggung melalui program Berani Sehat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan skema ini, pasien dapat memperoleh layanan tanpa harus menanggung biaya tambahan.
Reny menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan tenaga medis menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari tim dokter spesialis yang telah berbagi keahlian dan pengalaman kepada tenaga medis lokal.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta yang telah membantu dan mendampingi RSUD Undata sebagai rumah sakit pengampu. Ini adalah bentuk sinergi luar biasa demi kesehatan masyarakat Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Selain memberikan layanan langsung kepada pasien, kegiatan ini juga menjadi ajang transfer ilmu bagi tenaga medis di RSUD Undata. Dengan adanya pendampingan dari dokter spesialis, diharapkan kemampuan tenaga kesehatan lokal dapat terus berkembang sehingga ke depan dapat menangani kasus serupa secara mandiri.
Pihak manajemen RSUD Undata menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk pengembangan fasilitas dan sumber daya manusia. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas hingga ke daerah.
Keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka dan katerisasi jantung anak ini menjadi tonggak penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah. Selain memberikan harapan baru bagi pasien dan keluarga, capaian ini juga menunjukkan bahwa layanan kesehatan berstandar tinggi dapat diwujudkan di daerah melalui kerja sama yang solid.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana untuk melanjutkan program serupa secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka penyakit jantung pada anak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Dengan adanya terobosan ini, Sulawesi Tengah tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah dalam menangani kasus-kasus medis kompleks. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjangkau. ***
