JAKARTA — Hingga hari ini 8 Oktober 2020, Pemerintah belum membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11.
Hal ini karena penjaringan kepesertaan sudah terpenuhi melalui 10 gelombang pendaftaran yang dibuka sejak April hingga September 2020 kemarin.
Sebagai informasi, pada gelombang 10 pendaftaran Kartu Prakerja, pemerintah berhasil menjaring 116.261 peserta program. Jumlah ini merupakan sisa kuota dari target 5,6 juta peserta program Kartu Prakerja untuk tahun anggaran 2020 yang pada pendaftaran gelombang 1-9 sudah berhasil menjaring 5,4 juta peserta.
“Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, belum lama ini.
Peserta Kartu Prakerja akan mendapat dana sebesar Rp3,55 juta per orang. Dana itu digunakan sebaga insentif Rp2,4 juta, biaya pelatihan Rp1 juta, dan insentif survei Rp150 ribu.
Bagi yang telah mendapat SMS pengumuman sebagai penerima Kartu Prakerja Gelombang 10. Batas waktu pembelian pelatihan adalah 30 hari sejak menerima SMS pengumuman. Bila lewat dari waktu tersebut, maka kepesertaan akan dicabut
Berikut ini langkah mengikuti pelatihan dengan Kartu Prakerja:
- Cek dashboard akun Prakerja untuk memastikan dana pelatihan sudah tersedia
- Bandingkan pelatihan di Bukalapak, Mau Belajar Apa, Pintaria, Pijar Mahir, Sisnaker, Sekolahmu, atau Tokopedia.
- Pilih pelatihan sesuai kebutuhanmu.
- Beli pelatihan dan bayar dengan Nomor Kartu Prakerja
ㅤㅤ
Bantuan Kartu Prakerja tidak diberikan dalam bentuk kartu fisik. Karena itu, Sobat akan mendapatkan Nomor Kartu Prakerja yang dapat digunakan untuk membeli pelatihan. [***]



