Skrol untuk membaca pos

KM Tanjung Indah Dikabarkan Tenggelam di Pangalaseang Donggala

Muh. Rifai
Tim SAR gabungan saat bersiap menuju lokasi tenggelamnya KM Tanjung Indah menggunakan KAL Talise milik TNI AL, Kamis (24/9/2020) malam. [Foto: Basarnas Palu]
A-AA+A++

PALU – Kapal Motor (KM) Tanjung Indah GT 39 mengalami kecelakaan di perairan Pangalaseang, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis 24 September 2020.

Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, informasi tenggelamnya kapal kayu berbobot mati 39 gross ton itu terjadi sekira Pukul 12.15 Wita.

“Kejadiannya sekira pukul 12.50 Wita dan laporan kita terima pada sekira Pukul 18.30 Wita,” ujar Andrias melalui keterangan tertulis di Palu, Kamis 24 September 2020 malam.

Informasi yang diperoleh Basarnas menyebutkan, kapal kayu tersebut bertolak dari dermaga Sungai Nyamuk di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan tujuan Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketika kapal yang mengangkut sembako berikut empat orang anak buah kapal itu berada di sekitar perairan Pangalaseang, Kabupaten Donggala, dihantam ombak dan terbalik lalu tenggelam.

Berdasarkan data manifest, kapal yang dinahkodai Mus Muliadi membawa 3 ABK yakni Muh Saleh, Rahman dan Muh Rakib.

Mendapatkan informasi tersebut, sekira pukul 19.00 Wita, Basarnas Palu memberangkatkan tim SAR sebanyak lima orang ditambah unsur gabungan lainnya dari Lanal Palu sebanyak 13 orang.

“Tim SAR berangkat dengan KAL Talise Lanal Palu,” tutupnya. [***]